Citizen Reporter

Ketua Pengadilan Agama Sanggau Cek Verifikasi Administrasi Pendaftaran Sidang Terpadu Isbat Nikah

Hal ini merupakan suatu proses yang memerlukan kehati-hatian dan ketelitian dari seorang petugas verifikasi yang ditunjuk oleh Pengadilan Agama Sangga

Ketua Pengadilan Agama Sanggau Cek Verifikasi Administrasi Pendaftaran Sidang Terpadu Isbat Nikah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto:Ketua PA Sanggau, M Toyeb SAg MH saat turun langsung mengecek proses verifikasi administrasi Pendaftaran Sidang terpadu Isbat Nikah Tahun 2019 di Kantor BUMDES Surya Sarana Mandiri, Desa Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Selasa (9/4/2019). 

Citizen Reporter

Kasubag Perencanaan, TI Dan Pelaporan PA Sanggau, M Arief

SANGGAU - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sanggau melaksanakan proses verifikasi administrasi Pendaftaran Sidang terpadu Isbat Nikah Tahun 2019. Proses verifikasi tersebut dilaksanakan di Kantor BUMDES Surya Sarana Mandiri, Desa Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Selasa (9/4/2019).

Ketua Pengadilan Agama Sanggau M Toyeb SAg MH yang ikut turun langsung mengecek proses verifikasi menyampaikan, untuk proses verifikasi yang sudah layak dan lolos sampai saat ini berjumlah 10 Peserta.

Hal ini merupakan suatu proses yang memerlukan kehati-hatian dan ketelitian dari seorang petugas verifikasi yang ditunjuk oleh Pengadilan Agama Sanggau.

Baca: Pencemaran Nama Baik, Jusua Eko Lapor ke Polisi dan Bawaslu

Baca: Simulasi Pungut-Hitung Pemilu di Sintang, Durasi Waktu Memilih Terlama Hingga 6 Menit Perorang

“Dalam prosesnya dimaksudkan untuk meminimalisir atau bahkan menghilangkan wujud Isbat nikah dengan maksud Poligami ataupun maksud terselubung yang lainnya. Tentunya proses verifikasi ini sesuai dengan ketentuan Agama, hukum dan Peraturan perundang-undangan yang berlaku, ”katanya.

Para peserta, lanjutnya, diperiksa data serta biodatanya, saksi-saksi secara rinci dan detail untuk bisa lolos sebagai peserta isbat nikah. Peserta yang lolos verifikasi Administrasi akan langsung didaftarkan dan memperoleh nomor register perkara dari Pengadilan Agama Sanggau.

“Setelahnya akan diumumkan lewat radio ataupun masmedia selama 14 hari sebelum Ketua Majelis menetapkan kapan pelaksanaan hari sidangnya. Untuk pelaksanaannya direncanakan akan bertempat di Aula Kantor Kecamatan Nanga Taman, ”tuturnya.

Kepala Desa Kiungkang, Ansri sangat mendukung dan menyambut baik, karena masih banyak masyarakat di Desa Kiungkang yang tidak mempunyai Buku Nikah dan Akta Kelahiran. “Semoga ini merupakan permulaan yang baik dan membuka jalan untuk kegiatan berikutnya” Ujarnya.

Diharapkan dengan adanya Pelayanan Terpadu Sidang Isbat Nikah , Masyarakat sebagai Peserta Isbat Nikah ini langsung memperoleh Salinan Penetapan dari Pengadilan Agama yang nantinya akan diserahkan kepada Kemenag (Dalam hal ini KUA) Kantor Urusan Agama. Dan diterbitkannya Buku Nikah selanjutnya dari data Nikah tersebut akan diteruskan kepada Disdukcapil untuk diterbitkan Kartu Keluarga serta Akta Kelahiran anak.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved