Dilibatkan Saat Simulasi Pungut - Hitung, Panitia Pemungutan Suara Akui Tidak Menemui Kendala

Sumarni terlibat jadi petugas pada Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2019 di Indoor Apang Semangai Sintang

TRIBUNPONTIANAK/Wahidin
Proses Simulasi Penghitungan Surat Suara Pemilu 2019 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang, Rabu (10/4/2019) kemarin. (Tribun Pontianak/Wahidin) 

Dilibatkan Saat Simulasi Pungut-Hitung, Panitia Pemungutan Suara Akui Tidak Menemui Kendala

SINTANG - Satu di antara Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Akcaya, Sumarni terlibat jadi petugas pada Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2019 di Indoor Apang Semangai Sintang, Selasa (9/4/2019) kemarin.

Bagi Sumarni sendiri, ini kali keduanya dalam pemilihan umum (Pemilu) dia menjadi petugas PPS setelah sebelumnya menjadi petugas PPS Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Tahun 2018 yang lalu.

"Perbedaannya jelas dari jenis surat suara ya, kalau Pemilihan Gubernur kemarin kan hanya satu tapi kalau sekarang lima, yang jelas durasi waktu baik itu memilih ataupun penghitungan jadi lebih lama ya," ujar Sumarni.

Baca: Ifan Seventeen Bikin Audrey Tersenyum Lagi, Ajak Smule Bareng Jika Sudah Sembuh

Baca: Demi Jenguk Siswi SMP Pontianak Korban Bully 12 Siswa SMA, Atta Halilintar Batalkan Jadwal Acaranya

Baca: FOTO: Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M H Ramli Beri Penjelasan Kepada Keluarga Korban

Ikut menjadi petugas dalam proses simulasi tersebut menurutnya tidak ada kendala yang berarti. Dia berharap nantinya di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga nantinya bekerja seperti ini.

"Kalau sekarang sih tidak ada kendala, cuman tidak tahu pas waktu pencoblosan atau hari H. Tapi kita usahakan KPPS nya kita arahkan lagi,
karena Bimtek kan juga belum mulai untuk semua KPPS secara umum," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved