Awal Mula Sukep The Movie Bisa Go Nasional

Uray Akil Wasa pemuda yang berasal dari Sambas Kalimantan Barat, menceritakan awal mula Sukep The Movie bisa Go nasional

Awal Mula Sukep The Movie Bisa Go Nasional
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Foto bersama para guru, pemain dan kru Sukep The Movie saat Promo tour ke SMA N 7 Pontianak, Rabu (10/4/2019). 

Awal Mula Sukep The Movie Bisa Go Nasional

PONTIANAK - Sutradara Sukep The Movie Uray Akil Wasa pemuda yang berasal dari Sambas Kalimantan Barat, menceritakan awal mula Sukep The Movie bisa Go nasional dan Tayang di XXI di 10 Bioskop di Indonesia.

Urai Akil mengatakan waktu pembuatan film hanya sekitar 10 hari dan lokasi syutingnya di Pontianak dan Singkawang. di Pontianak lebih memperkenalkan landmark kota Pontianak seperti Tugu, Tepian Kapuas,sedangkan di Singkawang di Tugu Naga.

Baca: FOTO: Suasana di Rumah Sakit ProMEDIKA Pontianak Saat Atta Halilintar Besuk Audrey

Baca: VIDEO: Kronologi Lengkap Penganiayaan Siswi SMP (Au) yang Viral

Ia menceritakan Proses menjalin kerja sama berawal dari team 99 kreatif project memenangkan sebuah festival film waktu itu film pendek di Jakarta.

Itulah titik awal mula bertemu dengan produsernya. setelah itu membuat konsep Sukep The Movie yang awalnya mau dibuat bukan dalam bentuk layar lebar, setelah disampaikan mengenai konsep ini kemudian ada Production House (PH) tertarik dan terjadilah kerja sama untuk menggarap sebuah film layar lebar.

"Kalau saya basicnya nya film festival seperti film pendek yang memang beberapa kali bersama teman kami meraih penghargaan. Namun project yang paling besar dan paling luar biasa yaitu film layar lebar Sukep The Movie ini," ujarnya kepada Tribun Pontianak usai Sukep The Movie Goest To School di SMA N 7 Pontianak, rabu (10/4/2019).

Baca: Kasus Audrey Mencuat, Gubernur Sutarmidji Minta Pihak Sekolah Awasi Aktivitas Siswa di Sosial Media

Baca: PRESIDEN JOKOWI Angkat Suara Terkait Dugaan Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak! Sedih dan Marah

Tantangan bagi ia sendiri selaku Sutradara dalam penggarapan film yang memang sebelumnya terbiasa mengerjakan hal yang lebih simple, tapi dalam penggarapan film Sukep ini ia merasakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya lebih luas lagi.

"Terutama masalah skil dan teknik itu berskala terutama yang menjadi kendala kami saat itu adalah fisik untuk syuting, biasanya film pendek lebih santai , kalau ini harus totalitas," ujarnya.

Kedepannya ia berharap bisa terus berkarya bersama teman-teman lainnya tidak hanya stagnan, lalu dengan adanya film ini bisa memancing antusias para senimas muda untuk bisa berkarya. bahwa tidak menutup kemungkinan film daerah itu bisa go nasioanl.

"Untuk pendanaan penggarapan film semuanya dari PH yang menanggung, dan dari Instansi pemerintah di Kalbar sendiri membatu dalam masalah perizinan yang lebih di permudah," tutupnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved