Tingkatkan Ekonomi Rakyat Melaui Pembiayaan Ultra Mikro

"UMi merupakan program pemerintah untuk menjangkau usaha mikro, yang kesulitan mendapat modal dari perbankan.

Tingkatkan Ekonomi Rakyat Melaui Pembiayaan Ultra Mikro
TRIBUNPONTIANAK/Sahirul Hakim
Sinergi antara Pusat Investasi Pemerintah (PIP), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar dalam tingkatkan perekonomian rakyat. 

Tingkatkan Ekonomi Rakyat Melaui Pembiayaan Ultra Mikro

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) adalah kredit dengan pinjaman maksimal sebesar Rp 10 juta yang diberikan dengan besaran yang berjenjang dengan bunga sekitar 1 persen per bulan. Pinjaman ini diberikan kepada mayarakat atau kelompok masyarakat di sektor usaha ultra mikro yang sebagian besar pelakunya adalah ibu-ibu rumah tangga.

Terselenggaranya kegiatan yang dilakukan adalah berkat sinergi antara Pusat Investasi Pemerintah (PIP), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar.

Bertempat di Hotel Jeruju, Jumat 5 April 2019 diadakan Sosialisasi Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMI) yang dihadiri oleh dua ratusan ibu-ibu se-kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak sebagai kelompok penerima Kredit Ultra Mikro (UMI).

Baca: Komedian Bopak Telah Menikah Lagi, Dituduh 5 Tahun Telantarkan Anak dan Istri Pertamanya!

Baca: Prediksi Skor Tottenham Vs Man City Perempat Final Liga Champion, Waspada Rekor Mentereng City!

Baca: KPU Kubu Raya Terus Berupaya Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pada Pemilu 2019

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalbar, Edward UP Nainggolan, menyampaikan bahwa Kanwil DJPb akan mengoptimalkan penyaluran UMI di wilayah Provinsi Kalbar melalui peran Kanwil DJPb dalam melakukan monitoring dan pembinaan penyaluran UMI.

"UMi merupakan program pemerintah untuk menjangkau usaha mikro, yang kesulitan mendapat modal dari perbankan. Dalam menjalankan program ini, pemerintah menunjuk tiga lembaga yang menyalurkan pembiayaan UMi, antara lain, PT Pegadaian, PT Bahana Artha Ventura, serta PT Permodalan Nasional Madani PNM)," paparnya.

Selanjutnya Edward juga menekankan pentingnya pengembangan usaha ultra mikro bagi pertumbuhan perekonomian Kalbar, dimana terdapat 119 ribu UMKM di Kalbar yang harus diberdayakan dan pemerintah sudah hadir melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan UMI.

"Kanwil Ditjen Perbendaharaan akan bersinerji dengan pemerintah daerah se-Kalbar untuk melaksanakan program UMI yang merupakan salah satu prioritas nasional," imbuh dia.

Sementara itu, Direktur Pembiayaan dan Kerjasama, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan Nur Hidayat, mengatakan hal penting dalam pengembangan usaha mikro adalah ketersediaan akses bagi pelaku usaha terhadap modal.

"Kelebihan UMI adalah cepat dan pasti, yaitu pengurusan pengajuan pembiayaan cepat serta terdapat kepastian untuk mendapatkanya," sambut Nurhidayat.

Ia juga mengaharapkan para pelaku usaha ultra mikro di Kalbar semakin berkembang dan meningkat usahanya sehingga bisa naik kelas, dan untuk mendapatkan tambahan modal yang diatas Rp 10 juta sudah disediakan oleh pemerintah melaui KUR.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved