Citizen Reporter

Pengarahan Sekertaris Direktorat Jenderal Beri Pejabat Bea dan Cukai

Robi menegaskan kepada seluruh jajaran Bea Cukai untuk tidak langsung berbangga diri terlebih dahulu karena masih banyak yang harus diperhatikan,

Pengarahan Sekertaris Direktorat Jenderal Beri Pejabat Bea dan Cukai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Sekertaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Robi Toni memberikan pengarahan kepada Pejabat dan Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat, 

Citizen Reporter
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas, Ferdinand Ginting

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Sekertaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Robi Toni memberikan pengarahan kepada Pejabat dan Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat, bertempat di Aula Kanwil DJBC Kalbagbar Senin, 8/4/2019.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Bagian Umum Kanwil DJBC Kalbagbar, Agus Djoko Prasetyo dan dilanjutkan dengan pengarahan dari Robi Toni.

Dalam pengarahannya beliau menyampaikan berberapa stategi untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan atau mengurangi defisit neraca perdagangan, yaitu Dengan peningkatan pelayanan bea cukai dalam mempercepat prosedur Ekspor diantaranya dengan kebijakan baru dalam KITE IKM, KITE.

Rebranding Kawasan Berikat dan juga dengan peningkatan pemeriksaan di lapangan seperti Pengembangan lab bea cukai Balai Laboratorium Bea Cukai, Penguatan SDM, yaitu dengan Menyelenggarakan workshop lokal karya untuk teman-teman bea cukai bisa siap dalam pemeriksaan ekspor, yang kedepannya diharapkan dapat menjadi Surveyor yang qualified.

“Kita pastikan Kebijakan pemerintah ini bisa dilaksanakan, karena kita bea cukai telah menyatakan siap melakukan strategi yang telah kita buat yang bertujuan untuk mengurangi defisit neraca perdagangan,” tutur Robi.

Baca: Edi Kamtono Minta 12 Pelaku Penganiayaan Siswi SMP dapat Perhatian Serius dan Beri Efek Jera

Selain itu, beliau menyampaiakan isu integritas bea cukai yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan, dimana Indeks Penilaian Integritas (IPI) di level Kementerian Keuangan tahun 2017 berada pada level 83,11, naik 4,54 poin menjadi 87,65 pada tahun 2018, dan di level eselon I, IPI Bea Cukai tahun 2017 berada di level 82,70 naik 5,19 poin menjadi 87,89 pada tahun 2018.

Dalam amanatnya, Robi menegaskan kepada seluruh jajaran Bea Cukai untuk tidak langsung berbangga diri terlebih dahulu karena masih banyak yang harus diperhatikan, dimana komitmen dalam penguatan budaya organisasi melalui peningkatan integritas adalah komitmen bersama.

“Masih banyak dari kita yang komitemennya integritasnya belum sama. Ini fakta masih terjadi di bea cukai. Kita menjadi bagian dari kemenkeu ayo kita sama sama tingkatkan integritas kita, bukan hanya di jajaran pimpinan, bukan hanya di Kantor Pusat namun komitmen seluruh jajaran DJBC," Ujarnya.

Peran pimpinan untuk melakukan supervisi dan pembinaan dalam penguatan budaya organisasi juga penting dimana pimpinan bisa menjadi role model, dan sebagai contoh leadership dalam menolak tegas berbagai upaya suap atau gratifikasi.

“Harapan ke depan, budaya integritas di Bea Cukai semakin kuat, mari kita bersama-sama tingkatkan integritas kita sebagain pegawai Bea cukai yang turut membantu pemerintah memberantas korupsi untuk mewujudkan masyarakat sejahtera,” tutup Robi.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved