Pemilu 2019
Distribusi Logistik di Serawai 80 Persen Lewat Jalur Air, Ada yang Desa Paling Jauh Jaraknya
Kapolsek Serawai Ipda Rahmad Kartono mengatakan bahwa saat ini Logistik Pemilu Tahun 2019 sudah sampai di Kecamatan Serawai
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid
Distribusi Logistik di Serawai 80 Persen Lewat Jalur Air, Terjauh di Desa Rantau Malam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kapolsek Serawai Ipda Rahmad Kartono mengatakan bahwa saat ini Logistik Pemilu Tahun 2019 sudah sampai di Kecamatan Serawai dan sedang dalam pengamanan oleh pihak kepolisian yang melaksanakan piket rutin setiap harinya.
"Kemarin tanggal 4 April, sekitar jam sembilan malam sampai dengan aman dan lengkap. Saat ini posisinya di PPK Kecamatan Serawai dan kita sudah jadwalnya piket pengamanan rutin setiap harinya," ujarnya, Minggu (7/4/2019) pagi.
Ipda Rahmad menyampaikan bahwa rencana pergeseran kembali logistik dari PPK ke PPS untuk Kecamatan Serawai paling cepat tanggal 15 April karena mengingat medan perjalanan dari kecamatan ke desa-desa yang cukup jauh.
Baca: Suporter Bersorak Kala Ari Memukul Jatuh Petinju Thailand
Baca: Cara Pemkab Sambas Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Baca: Distribusi Logistik Pemilu ke Desa Deme di Kecamatan Ambalau Bisa Sampai 3 Hari
"Makanya kita distribusi awal, sehingga kemungkinan untuk pengamanan distribusi sampai ke TPS di desa-desa yang seharusnya dari anggota Polres kita turunkan dulu anggota kita di Polsek untuk mengawal," jelasnya.
Menurutnya dengan kondisi geografis di Serawai yang rata-rata dilalui jalur air, makanya 80 persen penyaluran logistik ke desa-desa menggunakan jalur air. Namun logistik juga akan dilapisi plastik untuk menghindari kerusakan karena basah.
"Jadi distribusi untuk logistik yang lebih mudah menggunakan jalur air daripada jalur darat. Kalau jalur darat itu kan jalan setapak sehingga harus di pikul. Kalau jalur air memudahkan kita sampai ke lokasi tujuan, kemudian baru kita pikul," katanya.
Lanjut Ipda Rahmad bahwa beberapa hari lalu dirinya juga sudah memonitor langsung ke desa-desa di pedalaman Kecamatan Serawai. Salah satunya ke Desa Rantau Malam yaitu desa yang terjauh di Kecamatan Serawai.
"Kalau ke Rantau Malam bisa sampai 7-8 jam menggunakan kapal klotok. Itupun akhirnya tergantung cuaca lagi, kalau kira-kira tidak bisa, mau tidak mau dari Jelundung stop, lalu jalan kaki pikul sampai ke Rantau Malam," jelasnya.