Citizen Reporter

Turnamen PUBG Meriahkan Hut Kota Sanggau Ke-403

Tidak bisa dipungkiri bahwa segala sesuatu tentunya memiliki dampak positif dan negatif.

Turnamen PUBG Meriahkan Hut Kota Sanggau Ke-403
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Wabup Sanggau, Sekda Sanggau dan undangan lainya saat foto bersama usaai pembukaan turnamen PUBG Mobile Sabang Merah Championship meriahkan Hut Kota Sanggau ke-403. Kegiatan berlangsung di Gedung Balai Betomu Sanggau, Kamis (4/4/2019) malam. 

Citizen Reporter

Staf Diskominfo Sanggau, Rizky Kurniawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Turmanen PUBG Mobile Sabang Merah Championship meriahkan Hut Kota Sanggau ke-403. Kegiatan berlangsung di Gedung Balai Betomu Sanggau, Kamis (4/4/2019) malam.

Turnamen dibuka langsung Bupati Sanggau Paolus Hadi didampingi Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Seketaris Daerah Sanggau AL Leysandri, Waka Polres Sanggau, Kompol Dudung Setyawan. Selain itu, hadir juga beberapa Kepala OPD Sanggau dan peserta PUBG.

Game PUBG (PlayerUnknown’s Battlegrounds) yang saat ini di gemari oleh para generasi milenial adalah jenis game online dengan genre peperangan, dimana para pemain di tantang untuk dapat Survive atau bertahan hidup melawan pemain lainnya.

Menariknya permainan ini dapat dimainkan dalam sebuah Group atau Tim, sehingga kemampuan bekerjasama dengan tim untuk mencapai tujuan bersama akan di uji dalam permainan ini.

Baca: Amankan Pemilu 2019, Polres Turunkan 426 Personel Ditambah BKO dari Polda Kalbar

Baca: Pilih Konsumsi Ikan Untuk Lauk Sehari-hari Keluarga, Yuli Beberkan Hal Ini

Dalam sambutanya, Bupati Sanggau Paolus Hadi menyampaikan, Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, jauhnya jarak tidak lagi menjadi hambatan bagi kita untuk saling berkomunikasi.

“Permainan virtual atau yang sekarang dikenal oleh generasi milenial sebagai game online tentu tidak serta Merta menggantikan permainan konvensional karena keduanya tentu memiliki perbedaan, ”katanya.

Apapun permainannya baik game online maupun game konvensional tentunya tidak hanya sekedar memberikan pengalaman atau sekedar bersenang–senang.

Tidak bisa dipungkiri bahwa segala sesuatu tentunya memiliki dampak positif dan negatif. Oleh karena itu pemerintah memberikan ruang perlombaan PUBG pada rangkaian peringatan Hari jadi ke-403 ini.

“Tentunya untuk melihat seberapa animo masyarakat terutama generasi milenial untuk bisa mengambil sisi positif dari game online ini. Terbukti dari target yang telah ditetapkan panitia sebanyak 100 tim, ternyata yang mendaftar sudah mencapai 150 tim atau 750 orang. Besar harapan saya kepada generasi Milenial ini agar dapat menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan zaman kedepanya, ”pungkasnya. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved