Bangunan Sekretariat FKIP Memprihatinkan, Syarifah: Semoga Ada Kepedulian

Syarifah Runika Umaira yang juga merupakan aktivis perempuan menantang Rektor terpilih Untan untuk segera menyelesaikan permasalahan

Bangunan Sekretariat FKIP Memprihatinkan, Syarifah: Semoga Ada Kepedulian
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana sekretariat FKIP Untan yang hampir roboh. 

Bangunan Sekretariat FKIP Memprihatinkan, Syarifah: Semoga Ada Kepedulian

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tanggapan Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Univerisitas Tanjungpura, Syarifah Runika Umaira yang juga merupakan aktivis perempuan menantang Rektor terpilih Untan untuk segera menyelesaikan permasalahan yang ada di kampus terutama di FKIP UNTAN.

Prof. Garuda Wiko berhasil mengalahkan saingannya dalam pemilihan Rektor Universitas Tanjungpura yang dilangsungkan tadi di Aula Gedung Rektorat Untan, Selasa (2/4/2019).

Garuda Wiko berhasil mengumpulkan suara 41, sedangkan pesaingnya, Prof Eddy Suratman meraih suara 39 dari total 80 suara peserta yang mengikuti rapat pemilihan.

Baca: Diduga Karena Sering di Cakar Emak-Emak, Tangan Sandiaga Uno Infeksi

Baca: Saat Ini Ketapang Terpantau Mendung

Baca: Bupati Sintang Lakukan Peletakan Batu Pertama Jembatan Sungai Inggar

Baca: Prof Garuda Wiko Terpilih Jadi Rektor Untan, Kalahkan Prof Eddy Suratman di Pemilihan

Terpilihnya Rektor Baru Untan, Runika mewakili teman mahasiswa lainnya menyampaikan bahwa Prof Garuda cukup pantas terpilih sebagai rektor, karna melihat juga dari track record beliau sebagai dekan di Fakultas Hukum Untan.

"Pasti Prof. Garuda Wiko juga sudah menganalisis tentang apa saja hal-hal yang perlu di perbaiki," ujad Runika Kepada Tribun Pontianak.

Ia juga menantang Rektor Untan terpilih tersebut untuk menyelesaikan permasalah yang ada di sekretariat FKIP Untan yang hampir roboh dan masalah kondisi WC di kampus 3 FKIP Untan yang benar-benar tidak layak pakai.

Sebab belum ada solusi untuk perbaikan bangunan roboh,serta WC rusak di kampus 3 FKIP Untan sampai sekarang, dan seakan pihak lain tidak ada yang peduli akan kondisi tersebut.

"Harapan saya semoga Prof. Garuda Wiko dapat terus menjaga dan menaikkan nama baik Universitas Tanjungpura, dan lebih memperhatikan kepentingan dari tiap Fakultas. Karena tiap fakultas tentu memiliki masalah-masalah yang mungkin saja belum terentaskan hingga saat ini," tutupnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved