Rayakan Earth Hour, Mercure Gelar Fashion Show Berbahan Dasar Daur Ulang Sampah

Menariknya fashion show yang dilaksanakan oleh Karyawan Mercure tersebut harus dengan menggunakan pakaian daur ulang. Beragam kreativitas dituangkan

Rayakan Earth Hour, Mercure Gelar Fashion Show Berbahan Dasar Daur Ulang Sampah
TRIBUN PONTIANAK/NINA SORAYA
Karyawan Mercure Pontianak City Center yang mengikuti fashion show berkonsep daur ulang melakukan foto bersama di Bundaran Untan usai parade dalam merayakan Earth Hour, Sabtu (30/3/2019) malam. 

Rayakan Earth Hour, Mercure Gelar Fashion Show Berbahan Dasar Daur Ulang Sampah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Mercure Pontianak City Center turut melaksanakan Earth Hour, Sabtu (30/3/2019) malam. Kali ini kegiatan Earth Hour dilakukan tidak sekedar dengan memadamkan lampu tapi juga dibarengi dengan kegiatan fashion show oleh karyawan Mercure.

Menariknya fashion show yang dilaksanakan oleh Karyawan Mercure tersebut harus dengan menggunakan pakaian daur ulang. Beragam kreativitas dituangkan dalam desain pakaian yang dikenakan.

Baca: Gubernur Sutarmidji Hadiri Musyawarah Besar Adat Tiong Kadang di Batang Tarang

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP Argentina 2019 & Link Live Streaming Trans7 MotoGP 2019 Malam Ini Jam 22:00

Ada yang mengenakan gaun berbahan dasar bungkusan mi instan dan karung beras. Sementara yang lainnya, menggunakan atribut dari ranting pohon hingga dedaunan dengan konsep alam dan Save Orang Utan.

Tepat pukul 20.00, seluruh lampu dipadamkan di area hotel yang berlokasi di Jl Ahmad Yani tersebut. Selanjutnya acara diisi dengan fashion show dan parade oleh para model menuju Bundaran Digulis Untan.

General Manager Mercure Pontianak City Center, Rudin Ruslan, menjelaskan konsep fashion show memang menggunakan barang recycle atau daur ulang.

“Barang bekas yang ada di hotel kita berdayakan ada karung beras, bungkus mie, kardus. Kita ingin sampaikan bahwa barang-barang ini bisa didaur ulang,” jelasnya

 Nah, kalau bisa daur ulang, lanjut Rudin, maka sebagai masyarakat, bisa berkontribusi menggurangi pengunaan barang baru, karena seperti diketahui penggunaan barang baru bisa berpotensi merusak lingkungan.

“Contohnya plastic, sekarang plastik banyak terbuang di laut sehingga ekositem di sana jadi rusak. Maka kita upayakan melakukan daur ulang, karena luar biasa baik manfaatnya,” ujarnya.

Menurutnya kegiatan Earth Hour juga telah dianjurkan oleh Pemerintah Provinsi. Namun demikian, hotel jaringan Accor selalu menujukkan komitemennya terhadap Eart Hour yang telah menjadi program dunia internasional.

“Paling tidak dengan satu jam pemadaman lampu yang dilakukan, kita berpartisipasi mengurangi emisi karbondioksida. Harapannya semua orang bisa melakukan penghematan ini, tidak hanya hotel, intansi, tapi dilakukan secara individu di rumah tangga masing-masing,” bebernya.

Dia menjelaskan pelaksanaan Earth Hour di Mercure Pontianak City Center turut mengajak seluruh penghuni kamar untuk turut menjalankannya.

“Tamu kita yang menginap semuanya mendukung dan selalu antusias, Terbukti telah bertahun tahun program ini kita lakukan dan tidak ada complain dari para tamu,” paparnya.

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved