Manajer Persib Minta Besi GBLA Dibagikan ke Masyarakat, "Kan Sudah Tak Layak Pakai"

Manajer Persib Minta Besi GBLA Dibagikan ke Masyarakat, "Kan Sudah Tak Layak Pakai"

Manajer Persib Minta Besi GBLA Dibagikan ke Masyarakat,
Kompas
Manajer Persib Minta Besi GBLA Dibagikan ke Masyarakat, "Kan Sudah Tak Layak Pakai" 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengatakan Stadion Si Jalak Harupat akan menjadi kandang untuk skuat Pangeran Biru di Liga 1 2019.

Stadion Si Jalak Harupat digunakan karena kondisi lapangan yang layak dan dukungan pemerintah daerah pada Persib Bandung.

"Karena kita berhubungan baik dengan bupatinya dan dengan semua di Kabupaten Bandung sangat mendukung, kita sementara ini pakai Jalak Harupat dulu," kata Umuh Muchtardikutip SuperBall.id dari Simamaung, Jumat (29/3/2019).

Musim sebelumnya, Persi Bandung menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api sebagai kandang.

Belakangan konstruksi bangunan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api mulai mengkhawatirkan.

Baca: LIVE STREAMING Kualifikasi MotoGP Argentina 2019, Valentino Rossi Sulit Bersaing di Perebutan Podium

Baca: Jadwal Piala Presiden 2019 Hari Ini Bhayangkara FC Vs Arema FC: Live Indosiar Jam 15.30 WIB

Sejak itulah pihak kepolisian tidak memberikan izin untuk Persib Bandung bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan (GBLA) Api.

Tapi Umuh Muchtar masih ragu karena tidak ada yang menandatangani pernyataan bahwa GBLA tidak layak pakai.

"GBLA kan sudah tak layak pakai, makanya saya bilang cepatlah bongkar bagikan besinya pada masyarakat."

"Saya katan seperti itu tapi sampai saat ini tidak ada yang berani menandatangani bahwa itu tidak layak pakai," kata Umuh Muchtar.

Umuh Muchtar menilai status GBLA yang dianggap tak layak pakai hanya sebatas akal-akalan saja.

"Itu kan cuma akal-akalan saja, akal bulus saja kan?"

"Kalau itu benar tidak bisa dipakai ya bikin surat jangan ngong aja di luar."

 "Itu kan uang masyarakat, bagikan lagi aja ke masyarakat, bongkar lagi saja besinya," terang Umuh.

Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved