Yoga: Program JKN-KIS Bantu Persalinan Istri Saya dari Segi Finansial

Berbeda dengan kelahiran kedua putri mereka sebelumnya, persalinan anak ketiga dilalui dengan penuh perjuangan.

Yoga: Program JKN-KIS Bantu Persalinan Istri Saya dari Segi Finansial
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Peserta PPU, Yoga Priya Hoetama bersama Istri dan Anaknya 

Yoga: Program JKN-KIS Bantu Persalinan Istri Saya dari Segi Finansial

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasangan suami istri, Yoga Priya Hoetama (35) dan Astrimita (32) sedang berbahagia setelah kelahiran anak ketiga mereka.

Berbeda dengan kelahiran kedua putri mereka sebelumnya, persalinan anak ketiga dilalui dengan penuh perjuangan.

Saat ditemui Tim JKN-KIS, Rabu (27/3/2019) di satu rumah sakit swasta yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Pontianak, Yoga menceritakan proses persalinan anak ke tiganya, tak di sangka sang istri mengalami Ketuban Pecah Dini (KPD) dua minggu sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL) anak mereka.

Baca: Mewakili Edi Kamtono, Agenda Bahasan Hari Ini

“Alhamdullilah Anak pertama dan kedua kami tidak mengalami kendala dalam persalinannya, waktu itu isteri saya melahirkan di klinik juga menggunakan fasilitas JKN-KIS. Nah berbeda dengan jagoan kami yang baru saja lahir, dokter faskes tingkat pertama merujuk kami ke rumah sakit dikarenakan harus ditangani lebih lanjut untuk mencegah hal-hal buruk yang mungkin bisa terjadi,” tutur Yoga.

Setelah di rawat selama 6 jam di rumah sakit bersalin, akhirnya putra pasangan suami istri ini dapat lahir dengan proses persalinan normal dan dalam kondisi sehat walafiat baik buah hati maupun ibunya.

“Semua ini berkat bantuan tenaga medis yang sangat luar biasa serta tentunya Jaminan yang diberikan oleh Program JKN-KIS, dengan menggunakan kartu JKN-KIS kami tidak harus mengeluarkan biaya, menurut saya ini sangat membantu kami dari segi finansial,” jelas Yoga.

Baca: Kamis, Berikut Agenda Wali Kota Edi Kamtono

Yoga yang juga bekerja sebagai petugas kesehatan ini mengakui jika sejak ada program JKN-KIS banyak sekali masyarakat terbantu, yang dulunya ketika melahirkan masih ada masyarakat memilih melahirkan tanpa melalui petugas medis, kini masyarakat lebih memilih melahirkan dengan ditolong oleh tenaga kesehatan.

Hal ini tentu saja salah satunya karena akses untuk memperoleh Jaminan Kesehatan kini sangat mudah dan Fasilitas Kesehatan pun sudah tersebar sampai di desa/kelurahan bahkan di daerah terpencil sekalipun.

“Sebagai pelayan masyarakat dan juga peserta JKN-KIS saya tentunya juga menaruh harapan besar kepada program ini. Saya berharap program JKN-KIS dapat terus berjalan dengan lancar. Karena diluar sana banyak sekali saudara-saudara kita yang hidupnya bergantung kepada Program JKN-KIS,” tutup Yoga.(*)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved