Yudisium Perdana Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Ini yang Disampaikan Rektor IAIN Pontianak
Dr Syarif mengatakan sangat suprise untuk wisuda FEBI yang pertama kali setelah pecah menjadi Fakultas baru di IAIN Pontianak
Penulis: Anggita Putri | Editor: Tri Pandito Wibowo
Yudisium Perdana Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Ini yang Disampaikan Rektor IAIN Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak menggelar Yudicium perdana di Hotel Aston, Jalan Gajahmada Pontianak, rabu (27/3/2019)
Rektor IAIN Pontianak, Dr Syarif mengatakan sangat suprise untuk wisuda FEBI yang pertama kali setelah pecah menjadi Fakultas baru di IAIN Pontianak.
"Saya ucapakan selamat kepada FEBI, dan FEBI akan kita jadikan salah satu distingsi IAIN dengan seblumnya," ujarnya.
FEBI akan menggodok, dan Dekan juga sudah membangun kerja sama dengan pihak terkait dalam rangka menyiapkan masa depan anak-anak dan menyiapakan Carer Development Centre (CDC).
"Jadi peluang yang saya motivasi kepada anak-anak tadi supaya menjadi ekonom berbasis syariah," ucapnya.
Baca: Rekrut Lorenzo, Repsol Honda Dinilai Jenius Mengantisipasi Kepergian Marc Marquez
Baca: 7.241 Caleg di Kalbar Berpotensi Alami Stres, Rumah Sakit Jiwa Siap Tampung!
Baca: BREAKING NEWS - Gempa Guncang Sintang, BMKG Imbau Masyarakat Tenang! Magnitudo 3,1 Kedalaman 5 KM
Baca: Pasca Gempa Guncang Sintang, Camat Kelam Permai Harap Instansi Terkait Ambil Tindakan
Tentu masyarakat harus mengemban visi ekonomi syariah, Menurut data dari OJK hanya ada 8 persen orang yang kenal teori informasi ekonomi syariah artinya banyak masyarakat muslim masih juga menggunakan cara konvensional.
"Kelak supaya alumni kita itu menjadi juru bicara ekonomi syariah dan menyebarkan keuntungan-keuntungan dan kebaikannya, tentang bagaiamana riba," ujarnya.
Disamping itu alumni IAIN punya misi lain selain disamping ilmu bekal mereka tentu alumni IAIN , SQ Alumni FEBI mampu menampil Akhlakul karimah yang juga menjadi misi dalam ikhtiar IAIN Pontianak dalam melayani masyarakat dalam pendidikannya.
Kebijakan rektor IAIN Pontianak untuk yang cumlaude, kalau memang ada peluang untuk honorer akan di utamakan.
Jadi jatah khusus tidak ada, tapi prioriti pasti ada terutama untuk yang berprestasi.
"Kebijakan saya kalau memang ada peluang untuk menambah tenaga honorer, dan sudah bicara juga dengan beberapa pihak .Jadi disesuaikan saja dengan kebutuhan masing-masing," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pimpinan-iain-pontianak-berfoto-bersama-saat-gladi-bersih-rabu-2732019.jpg)