Rangkaian HUT ke-55, Bank Kalbar Gelar Donor Darah

Bank Kalbar kembali menggelar kegiatan donor darah, untuk peduli aksi terhadap sesama, Selasa (26/3/2019).

Rangkaian HUT ke-55, Bank Kalbar Gelar Donor Darah
TRIBUNPONTIANAK/Maudy
Bank Kalbar Menggelar kegiatan Donor Darah, Selasa (26/3/2019). 

Rangkaian HUT ke-55, Bank Kalbar Gelar Donor Darah 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Menjelang HUT ke 55, Bank Kalbar kembali menggelar kegiatan donor darah, untuk peduli aksi terhadap sesama, Selasa (26/3/2019).

Direktur Utama Bank Kalbar, Syamsir Ismail mengakan, bantuan pinjaman ini sama halnya dengan bantuan dana bergulir yang telah ditetapkan sebesar Rp1 juta. Namun bagi peminjam yang bisa melunasi maka besaran dana akan ditambah sesuai kebutuhan pelaku usaha.

"Jadi mereka (pelaku usaha) bisa melunasi, maka akan kita bantu lebih besar. Dari Rp1 juta menjadi Rp5 juta. Sampailah nanti kredit KUR Rp15 sampai Rp25 juta," ungkapnya.

Baca: Kebakaran Lahan di Serdam, Petugas Kesulitan Air Padamkan Api

Baca: Kelilingi 34 Provinsi Menggunakan Sepeda, Masrani Cari Obat Epilepsi Sang Buah Hati

Baca: VIDEO: Dirut Bank Kalbar Berikan Ucapan Selamat Untuk PT Jamkrida ke-3

Lanjutnya, pelaku usaha bisa langsung mengajukan permohonan bantuan pinjaman modal melalui unit-unit cabang Bank Kalbar di daerah-daerah.

Tentunya hal ini tidak lepas dari peran pemerintah setempat. Seperti pemerintah setempat baik bupati, gubenur atau dinas-dinas terkait melakukan pendataan pelaku usaha ini. Pasalnya dalam satu tahun, Bank Kalbar sudah mengucurkan dana bantuan pinjaman setidaknya untuk 100 nasabah.

"Jadi ini merupakan dana bergulir. Kalau nanti dia berkembang terus maka akan kita bantu lebih besar lagi," ungkapnya.

Ditambahkannya, jika usaha itu bisa berkembang dan menjadi besar. Lalu pelaku usaha membutuhkan modal yang jauh lebih besar juga maka bank Kalbar siap menyediakan bantuan pinjaman modal dalam bentuk KUR.

Namun dengan syarat mereka harus memiliki jaminan, misalnya tanah. Meskipun tanahnya belum bersertifikat, bank Kalbar akan bekerjasama dengan pihak BPN untuk menerbitkan SKT tersebut. "Jadi itu nanti jadi jaminan mereka," paparnya.

Tidak hanya itu, bank Kalbar juga sudah menyiapkan 1000 paket sembako untuk kemudian dibagi-bagikan kepada masyarakat kurang mampu, ini merupakan salah satu upaya pengimplementasian dana CSRnya. Bank Kalbar bekerja sama dengan pemerintah di level bawah seperti ketua RT, RW hingga lurah untuk melakukan pendataan siapa saja masyarakat buang berhak mendapatkan bantuan ini.

Dirinya juga menjelaskan bahwa saat ini bank Kalbar sudah menyiapkan KPR subsidi atau KPRS bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya namun ingin memiliki rumah. Bank Kalbar hanya menaruh harga untuk DP hanya sebesar Rp4 juta.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved