VIDEO: Wahyu Habisi Ela dengan Cara Dicekik, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan

Untuk menutupi aksinya tersebut, pelaku merancang seolah-olah korban tewas dirampok kemudian dibunuh.

Editor: Jamadin

Wahyu Habisi Ela dengan Cara Dicekik, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Wahyu Jayadi , terduga pelaku pembunuhan Siti Zulaeha Djafar alias Ela (40) berhasil ditangkap.

Sebelumnya, Ela pegawai di Universitas Negeri Makassar (UNM) ditemukan tewas dengan luka dan leher terlilit seatbelt dalam mobil.

Dikutip dari Tribun Timur, Sabtu (23/3/2019) Wahyu Jayadi merupakan dosen tetap UNM.

Korban diketahui dicekik di kursi depan penumpang pada Jumat (22/3/2019).

Dikutip dari Kompas.com, Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani mengatakan pelaku ditangkap saat melayat jenazah korban di RS Bhayangkara.

Baca: VIDEO: BNI Gelar Penandatanganan 146 PKS dengan Pengembang dan Akad Kredit Massal 1.946 Debitur

Baca: TRIBUN WIKI: Inilah Alamat Masjid Al Mu Minun di Pontianak

Diketahui, korban dan pelaku merupakan tetangga di BTN Sabrina, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Ia mengatakan pelaku tega menghabisi korban karena tidak terima Ela terlalu ikut campur dengan urusannya.

"Dari introgasi dan pemeriksaan itu, akhirnya tersangka Wahyu mengakui telah membunuh korban. Tersangka merasa tidak terima dengan perlakuan korban yang selama ini sudah dianggap sebagai keluarga dan sudah terlalu jauh ikut campur terhadap masalah pekerjaan dan masalah pribadi," katanya.

Awalnya pelaku mencekiknya dengan satu tangan karena korban melawan, ia lalu memukul pipi kiri sebanyak satu kali.

Kemudian ia mencekik korban dengang kedua tangan hingga tewas.

Untuk menutupi aksinya tersebut, pelaku merancang seolah-olah korban tewas dirampok kemudian dibunuh.

"Selanjutnya tersangka mencoba menutupi perbuatannya dengan membuat korban tersebut seolah-olah adalah korban perampokan dengan cara pelaku mengunci mobil yang dikendarainya dari dalam. Tersangka kemudian mengambil barang-barang milik korban yang ada di dalam tas dan memecahkan kaca mobil dengan menggunakan batu kali," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, mayat Siti Zulaeha Djafar ditemukan di halaman gudang BTN Zarindah, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Jumat (22/3/2019).

Mayat korban ditemukan oleh Rusidi (31) akan membuka gudang dan melihat sebuah mobil warna biru dengan kondisi kaca pintu kiri pecah.

"Ada mobil warna biru terparkir dekat gudang jadi saya ke sana dan lihat ada mayat di dalam dengan kondisi leher terlilit sabuk, jadi saya langsung ke kantor desa untuk melapor," kata Rusdi.

Simak video di atas! 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved