VIDEO: Deputi KSPK BKKBN Soroti Serapan Anggaran Belum Maksimal 2018

M Yani, juga menyoroti belum maksimalnya penyerapan anggaran 2018 yang dialokasi pemerintah pusat.

Deputi KSPK BKKBN Soroti Serapan Anggaran Belum Maksimal 2018

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalbar menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda)dan Rapar Kerja Teknis (Rakernis) 2019.

Deputi Bidang KSPK BKKBN Republik Indonesia, Dr. dr. M. Yani, M.Kes menuturkan kegiatan yang dilaksanakan ini tentunya untuk menyinkronkan kegiatan yang ada antar instansi terkiat.

"Semua program BKKBN ini semuanya harus bekerjsama dengan instansi lainnya, tidak da satupun yang bisa dikerjakan sendiri karena semuanya memang saling keterkaitan," ucap M Yani saat diwawancarai awak media, Rabu (20/3/2019) malam.

Baca: BREAKING NEWS - Detik-detik Kulminasi di Pontianak, Hari Tanpa Bayangan hingga Fenomena Telur Mentah

Baca: Data Survei IDB, di Kalbar Ada 19 Desa Tertinggal dan 37 Desa Berkembang

M Yani, juga menyoroti belum maksimalnya penyerapan anggaran 2018 yang dialokasi pemerintah pusat.

"Kita ketahui juga bahwa serapan anggaran terhadap program-program yang masih belum maksimal. Makanya dalam kegiatan Rakerda dan Rakornis ini harus membahas masalah-masalah yang ada dan kendala,"tambahnya.

Ia menyadari belum maksimalnya serapan anggaran tidak hanya kendala dari daerah tapi ada pula kelemahan karena DAK juga biasa telat dikucurkan.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved