Pesona Kulminasi

Tak Hanya Saat Kulminasi! Telur Juga Bisa Berdiri saat Fenomena Alam yang Lain, Ini Penjelasannya

Mengingat bentuk telur yang bulat (oval), maka dibutuhkan kesabaran yang tinggi dan perjuangan yang ekstra untuk membuat telur bisa berdiri

Tak Hanya Saat Kulminasi! Telur Juga Bisa Berdiri saat Fenomena Alam yang Lain, Ini Penjelasannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Acara mendirikan telur di Pentas Seni dan Budaya Jalan Dharma Putra, Pontianak Utara, Kalbar, Kamis (21/9/2017) siang. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Pesona Kulminasi Matahari yang terjadi setiap tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Acara puncaknya akan diselenggarakan di tugu Khatulistiwa pada 23 September 2017 mendatang. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Tak Hanya Saat Kulminasi! Telur Juga Bisa Berdiri saat Fenomena Alam Lain, Ini Penjelasannya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tahukan anda mengapa telur lebih mudah berdiri tegak saat berada tepat di bawah titik kulminasi ?

Sebenarnya telur ayam bisa berdiri tegak bisa dilakukan dimana saja.

Mengingat bentuk telur yang bulat (oval), maka dibutuhkan kesabaran yang tinggi dan perjuangan yang ekstra untuk membuat telur bisa berdiri dengan seimbang.

Namun, telur ayam akan lebih mudah berdiri saat berada tepat dibawah titik kulminasi matahari.

Sebenarnya fenomena ini terjadi akibat posisi matahari berada pada titik kulminasi terdekat dengan bumi sehingga pengaruh gravitasi terhadap bumi lebih kuat.

Baca: Detik-detik Kulminasi di Pontianak, Hari Tanpa Bayangan hingga Fenomena Telur Mentah

Baca: PASKAS Indonesia Abadikan Fenomena Kulminasi 21 Maret 2019, Telur Mentah Berdiri Tegak Lurus

Dengan demikian akan 'sedikit' lebih mudah untuk membuat telur bisa berdiri jika dilakukan pada waktu-waktu seperti disebutkan di atas.

Ternyata tidak hanya saat kulminasi, telur juga bisa lebih mudah didirikan saat terjadi beberapa fenomena alam lainnya.

Mengutip dari berbabai sumber, berikut ulasan selengkapnya :

1. Perayaan Peh Cun

Sejumlah etnis Tionghoa mendirikan telor dalam perayaan Peh Cun di Kawasan Pasar Lama, Tangerang, Banten, Sabtu (20/6/2015). Perayaan Peh Cun merupakan ritual sebagai ucapan syukur untuk hari penuh rahmat dan menjadi tradisi yang dirayakan etnis Tionghoa.
Sejumlah etnis Tionghoa mendirikan telor dalam perayaan Peh Cun di Kawasan Pasar Lama, Tangerang, Banten, Sabtu (20/6/2015). Perayaan Peh Cun merupakan ritual sebagai ucapan syukur untuk hari penuh rahmat dan menjadi tradisi yang dirayakan etnis Tionghoa. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Halaman
1234
Penulis: Rizky Zulham
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved