Angin Kencang Sulitkan Petugas Jinakkan Karhutla di Singkawang Selatan

Untuk saat ini, lahan yang terbakar sudah mencapai 35 hektare, serta berhasil dipadamkan seluas 0,8 hektare

Angin Kencang Sulitkan Petugas Jinakkan Karhutla di Singkawang Selatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Petugas sedang berusaha memadamkan titik api yang terbakar di daerah Marhaban, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Rabu (20/3/2019). 

Angin Kencang Sulitkan Petugas Jinakkan Karhutla di Singkawang Selatan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Sedikitnya 35 hektare mengalami Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di daerah Marhaban, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Rabu (20/3/2019).

Kondisi lahan yang terbakar berada pada titik koordinat N : 0.82149 dan E : 108.92999 dengan jenis tanah gambut.

Vegetasi terbakar antara lain resam, pakis dan pohon akasia dengan luas terbakar 35 hektare.

Baca: 35 Hektare Lahan Terbakar di Singkawang Selatan

Baca: VIDEO: Laksanakan Kopi Pagi Kasih Solusi, Polsek Singkawang Selatan Sampaikan Hal Ini

"Estimasi berdasarkan dari keterangan para pemilik lahan sekitar 35 hektare. Api meluas karena pengaruh angin yang kencang," kata Kepala Manggala Agni Daops Kota Singkawang, Yuyu Wahyudin, Kamis (21/3/2019).

Yuyu menuturkan petugas mengalami kesulitan di lapangan saat memadamkan api karena angin yang cukup kuat, sehingga api semakin membesar.

Selain itu sumber air dengan lokasi kebakaran juga sangat jauh. Belum lagi medan yang berat dan kondisi gambut yang dalam.

"Kecepatan angin diperkirakan 15,4 km perjam," tuturnya.

Ada 10 Anggota Manggala Agni Daops Singkawang dibantu Camat Singkawang Selatan, Danramil 1020/04 bersama 4 anggota Koramil Sedau dan Kapolsek Singkawang Selatan bersama 11 Anggota Polsek Sedau.

Sarana prasarana yang digunakan di antaranya mobil personel satu unit, motor KLX 3 unit, mesin pompa Mark3 2 unit.

Baca: Sosialisasi Empat Pilar di SMP PGRI 01 Sandai, Ini Yang Disampaikan Maria Goreti

Selang hantar 25 gulung, Nozel 2 buah, kepyok 3 buah, HT 3 unit dan jet soter 3 unit.

Penyebab terjadinya Karhutla masih belum diketahui, namun pemadaman akan terus dilakukan oleh petugas hingga titik api dipastikan benar-benar padam.

"Untuk saat ini, lahan yang terbakar sudah mencapai 35 hektare, serta berhasil dipadamkan seluas 0,8 hektare," tuturnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved