Kanwil DJPb Kalbar Dorong Badan Layanan Umum Tingkatan Kinerja

Kanwil Kanwil DJPb Kalbar menggelar Rapat Koordinasi Pembinaan BLU 2019 melibatkan Badan Layanan Umum (BLU)se-Kalbar

Kanwil DJPb Kalbar Dorong Badan Layanan Umum Tingkatan Kinerja
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
FOTO BERSAMA - Peserta Rapat Koordinasi Pembinaan BLU 2019 berfoto bersama di Ruang Pertemuan Gedung Rektorat Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Pontianak, Rabu (20/03/2019). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jajaran Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat serta seluruh satuan kerja (Satker) Badan Layanan Umum (BLU) lingkup Provinsi Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi Pembinaan BLU 2019 yang digelar Ruang Pertemuan Gedung Rektorat Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Pontianak, Rabu (20/03/2019).

Rakor ini dihadiri BLU di lingkup Provinsi Kalimantan Barat seperti Poltekkes Kemenkes Pontianak, Rumah Sakit Bhayangkara dan Universitas Tanjungpura. Rakor sebagai langkah evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran BLU, serta meningkatkan kerjasama dengan kantor wilayah Ditjen Perbendaharaan selaku Pembina BLU.

Rakor dibuka Wakil Direktur II Poltekkes Kemenkes Pontianak Kelana Kusuma Dharma selaku tuan rumah. Kegiatan diisi Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat Edward UP Nainggolan.

Baca: DJPb Apresiasi Sepuluh Satker Terbaik di Kalimantan Barat

Baca: Apresiasi Karya Bakti Lantamal XII Pontianak, Fajar: TNI Peduli Pada Daerah Pesisir

Dalam kesempatannya, Edward menjelaskan esensi dan filosofi dari pelaksanaan BLU untuk menyamakan polapikir bersama. “Bahwa BLU merupakan lembaga pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat namun dikelola secara otonom sehingga dalam pelaksanaannya BLU memiliki fleksebilitas dalam pengelolaan keuangan oleh karena itu BLU perlu dilaksanakan secara efektif, efisien serta akuntabel,” ujar Edward melalui rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id, Rabu (20/03/2019).

Selain itu, Edward juga berharap agar BLU di Kalimantan barat dapat bersaing dengan Lembaga swasta dalam pelayanan dan pengelolaan keuangannya. Upaya yang dilakukan yakni dengan menambah segmen bisnis seperti pemanfaatan aset dan peningkatan kelas layanan pun perlu juga diperhatikan untuk meningkatkan efektifitas pelaksanaan BLU.

Edward mencontohkan, Satker BLU rumah sakit bisa membuka kelas layanan khusus bagi pasien mengah ke atas non BPJS, sehingga profit yang dihasilkan mampu berperan sebagai subsidi silang. Bagi Satker BLU Pendidikan, bisa dengan membuka kelas khusus untuk strata 2 atau strata 3.

Edward menyarankan Satker BLU mencontoh kinerja lembaga swasta baik rumah sakit maupun universitas yang memiliki kinerja layanan dan keuangan yang baik.

Ia juga mengapresiasi Rumah Sakit Bhayangkara yang telah mendapat predikat Rumah Sakit Tingkat Paripurna yaitu standart rumah sakit tertinggi secara nasional.

Rakor juga diisi dengan penyampaian kendala yang dihadapi dan target kinerja 2019 oleh masing masing Satker BLU. Keputusan dalam Rakor akan ditindaklanjuti melalui asistensi dan pembinaan kinerja setiap Satker BLU.

Tujuannya, agar Satker BLU bisa memberikan layanan terbaik kepada masyarakat secara efektif, efisien dan akuntabel. (*)

Penulis: Iin Sholihin
Editor: Iin Sholihin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved