Heri Mustamin Minta Pemkot Uji Coba Penerapan e-Money di Penyeberangan Feri

Rencana penerapan sistem cashless pada penyeberangan fery oleh Pemerintah Kota Pontianak mendapat masukan dari Anggota DPRD setempat

Heri Mustamin Minta Pemkot Uji Coba Penerapan e-Money di Penyeberangan Feri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Plt Ketua DPRD Kota Pontianak, Heri Mustamin 

Heri Mustamin Minta Pemkot Uji Coba Penerapan e-Money di Penyeberangan Feri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Rencana penerapan sistem cashless pada penyeberangan fery oleh Pemerintah Kota Pontianak mendapat masukan dari Anggota DPRD setempat.

Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Heri Mustamin menuturkan bahwa rencana Pemkot tersebut cukup baik dalam rangka penggalakan program non tunai.

Ia menyadari bawah setiap program baru yang akan diterapkan sudah pasti akan mengandung kontroversi. Disinilah peran pemerintah untuk melakan kajian dan sosialisasi sebelum program itu benar-benar diterapkan.

Baca: Pantau Pelayanan Publik, Wabup Effendi Sebut Pasti Sidak

Baca: Lantamal XII Pontianak Laksanakan Karya Bakti TNI Tahun 2019 di Mempawah

Baca: Whatsapp Kades Padi Kaye di Hack Seseorang, Langsung Buat Laporan ke Polsek

"Sebenarnya memang segala sesuatu yang baru, akan memberikan kendala dalam penerapannya. Mudah-mudahan dalam penerapan e-money ini dilakukan uji coba terlebih dahulu, sehingga didapatkan apakah layak atau tidak," ucap Heri Mustamin saat diwawancarai, Rabu (20/3/2019).

Apabila hasil kajiannya layak maka diterapkan, namun begitu pula sebaliknya apabila tidak layak maka langkah apa yang harus dilakukan pemerintah.

"Memang kalau menggunakan emoney ini lebih praktis, menurut saya kalau didaerah perkotaan tidak terlalu masalah. Untuk penerapan di penyeberangan fery harus dilakulan uji coba," sarannya.

Penerapan cashless ini disebutnya sama juga halnya dengan penerapan di SPBU awalnya bermasalah, tapi seiring waktu masyarakat juga terbiasa, walaupun perlu ada pembenahan dan evaluasi secara menyeluruh terkait efektifitasnya.

Heri Mustamin menyarankan apabila memang dilakukan kebijakan tersebut, maka ia pikir perlu juga dilakukan secara bersamaan atau keduanya, manual dan cashless.

"Maklum masyarakat kita ini masih ada yang harus diberikan pengertian dan sosialisasi agar mengerti. Kemudian ketersediaan peralatan juga, jangan sampai kebijakan yang diambil malah membuat sulit warga kita," tambahnya.

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi terkait tujuan Dinas Perhubungan ingin melakukan transfaransi terkait retribusinya.

Masalah semua transaksi di Pontianak ini harusnya menurut Politisi Golkar ini memang menggunakan sistem semacam itu.

"Baik hotel, restoran maupun parkir sehingga jelas dan datanya jelas. Ini guna mengurangi kemungkinan penyimpangan yang ada.
Bahkan untuk perparkiran akan memberikan dampak positif sekali kalau bisa diterapkan secure parking dan penggunaan emoney ini," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved