Citizen Reporter

Sosialisasi dan Deklarasi Pemilu Damai oleh Masyarakat Kabupaten Ketapang

bahwa disadari persaingan peserta pemilu sangat ketat, sehingga dapat menimbulkan keresahan dan konflik dimasyarakat

Sosialisasi dan Deklarasi Pemilu Damai oleh Masyarakat Kabupaten Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto bersama Sekda Ketapang usai deklarasi  Pemilu damai di Pentas Lapangan sepakat. 

Citizen Reporter 
Staf Subbag Peliputan Dokumentasi dan Risalah Bagian Humpro Ketapang,  Darnain

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Pelaksanaan Pemilu yang demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sehingga dapat menciptakan situasi politik yang kondusif, tertib aman dan nyaman menjadi harapan Bupati Ketapang.

Harapan Bupati Ketapang yang disampaikan Sekretaris daerah Kabupaten Ketapang, H.Farhan SE, M.Si ditegaskan dalam acara sosialisasi dan deklarasi  damai masyarakat  Kabupaten Ketapang di pentas Lapangan Sepakat, Sabtu (16/3/2019) malam.

Menurut Bupati Ketapang Pemilihan umum adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan  Pancasila dan UUD 1946. Pada tahun 2019, Bangsa Indonesia kembali  akan melaksanakan Pemilu serentak, sebagai puncak pesta demokrasi  akan dilaksanakan pemungutan suara pada tanggal 17 April 2019 yang akan memilih anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten, serta memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Bupati Ketapang melalui Sekda Ketapang  berharap agar dalam pelaksanan tahapan pemilu tahun 2019 di Ketapang dapat berjalan dengan tertib, aman dan sukses dan damai.

"Pada kesempatan yang berharga ini akan kita gunakan  untuk mendeklarasikan  semangat dan dukungan  dalam mewujudkan  pemilu  yang tertib, aman sukses dan damai,  yang dituangkan dalam deklarasi  atau ikrar bersama," tegas Sekda H.Farhan SE, M.Si.

Baca: Dukung Rencana Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar, Misni: Impian Masyarakat

Baca: Terkait Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar, Sutarmidji: Sudah Sampaikan ke Menteri PU

Deklarasi damai merupakan bagian dalam kerangka membangun tatanan nilai, norma dan etika dalam proses pelaksanaan kehidupan berdemokrasi.

Diterangkan, bahwa disadari persaingan peserta pemilu sangat ketat, sehingga dapat menimbulkan keresahan dan konflik dimasyarakat.

Karena itu, ia mengimbau kepada pasangan calon,  masa pendukung, semua pihak diharapkan mampu bersikap bijak dan arif menghindari gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan keresahan dan konflik dimasyarakat.

Hindari kampanye yang tidak simpatik dan cenderung memunculkan keresahan sosial yang dapat menciptakan kondisi tidak kondusif.

Halaman
123
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved