Puspawaja Sintang Gelar Musyawarah III Pilih Ketua Baru dan Bahas Seni Budaya Jawa

Kita sudah punya gamelan, wayang kulit, kuda lumping dan seni budaya lainnya, tinggal bagaimana kita lebih mengembangkannya lagi ke depan

Puspawaja Sintang Gelar Musyawarah III Pilih Ketua Baru dan Bahas Seni Budaya Jawa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Wahidin
Penampilan tarian seni budaya Jawa pada Pelaksanaan Musyawarah III Puspawaja Sintang Tahun 2019 bertempat di Rumah Adat Melayu Tepak Sirih Sintang, Kabupaten Sintang, Minggu (17/3/2019) pagi. 

Puspawaja Sintang Gelar Musyawarah III Pilih Ketua Baru dan Bahas Seni Budaya Jawa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Pusat Paguyuban Warga Jawa (Puspawaja) Kabupaten Sintang menggelar Pelaksanaan Musyawarah III Puspawaja Sintang Tahun 2019 bertempat di Rumah Adat Melayu Tepak Sirih Sintang, Kabupaten Sintang, Minggu (17/3/2019) pagi.

Hadir dalam pembukaan kegiatan Bupati Sintang Jarot Winarno, Dandim 1205/Sintang Letkol Inf Rachmat Basuki, Ketua dan Anggota Puspawaja Sintang, Ketua MABM Kabupaten Sintang Ade Kartawidjaya, dan tokoh masyarakat lainnya.

Sekretaris Puspawaja Sintang, Bambang mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk regenarasi kepengurusan. Sebab memang juga bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Ketua Puspawaja Sintang 19 Maret 2019.

"Tentu yang pertama lewat kegiatan musyawarah ini kita akan memilih ketua umum yang baru. Sebab yang ketua yang sekarang memang kondisinya juga kurang sehat dan kebetulan tanggal 19 nanti berakhir menjabat," katanya.

Baca: Peminat Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan di Kalbar Masih Sangat Rendah

Baca: Sosialisasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Oleh Para Mata Garuda Kalimantan Barat

Baca: Starting XI Timnas Indonesia U23 Vs Bali United, Laga Penentu Nasib Erza Walian di Skuat Garuda

Dalam forum musyawarah ini, juga akan dibahas bagaimana memajukan dan mengembangkan seni budaya Jawa oleh masyarakat Jawa yang ada di Kabupaten Sintang. Sehingga Puspawaja akan lebih mendorong hal itu ke depannya.

"Kita sudah punya gamelan, wayang kulit, kuda lumping dan seni budaya lainnya, tinggal bagaimana kita lebih mengembangkannya lagi ke depan. Sebab memang fokus utama kita adalah mengembangkan seni budaya Jawa," tutupnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved