Pilpres 2019

Prabowo Dapat Gelar Datok Sri Setia Negara Dari Kesultanan Pontianak

Prabowo Subianto mendapat anugerah gelar Datok Sri Setia Negara oleh Kasultanan Pontianak di Keraton Kadriah Pontianak

Prabowo Dapat Gelar Datok Sri Setia Negara Dari Kesultanan Pontianak
TRIBUN PONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Prabowo Subianto diarak pendukungnya saat tiba di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak, Minggu (17/3/2019). 

Prabowo Dapat Gelar Datok Sri Setia Negara Dari Kesultanan Pontianak 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Calon Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto mendapat anugerah gelar Datok Sri Setia Negara dari Kesultanan Pontianak di Keraton Kadriah Pontianak.

Setelah pemberian Gelar, Prabowo Subianto pun memberikan pidato kebangsaannya di podium yang telah disediakan.

Baca: Hasil F1 Australia 2019: Valtteri Bottas Kalahkan Lewis Hamilton & Vettel di Formula 1 Australia

Baca: PIDATO PRABOWO di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak, Sedih Kita Jadi Kacung, Hei Kau Orang Pintar!

Baca: VIDEO: Cuplikan Tinju Dunia Errol Spence JR Vs Mikey Garcia, Manny Pacquiao Jadi Saksi Kemenangan

Baca: Hasil LIDA 2019 Top 28 Grup 4, Rian Kalimantan Utara Tersenggol, Faul Aceh Tampil Spektakuler!

Dihadapan ribuan warga Kota Pontianak yang mengelu-elukan namanya, Prabowo mengungkapkan rasa kagumnya karena disambut dengan luar biasa di Kota Pontianak.

Terlebih dengan deretan ribuan ibu-ibu (emak-emak) yang hadir di kegiatan ini.

Ia sangat merasa bangga dengan penyambutannya di Kota Pontianak.

Sebelumnya, Satu diantara masyarakat yang hadir dalam silaturahmi Prabowo Subianto ke Istana Kadriah Pontianak, Trimono (40) mencukur rambutnya dengan bentuk nomor 2.

Menurut Trimono, dirinya mencukur rambut tersebut guna menyambut kedatangan Prabowo Subianto.

Baca: HASIL TINJU DUNIA, Errol Spence Jr Juara IBF Welterweight, Kekalahan Perdana Mikey Garcia

Trimono yang mengaku seorang kuli bangunan ini pun berharap adanya perubahan jika Prabowo memimpin.

"Ini hati nurani, saya pengen perubahan, Harapan kita dengan Prabowo ke Pontianak ada perubahan, pekerja tidak ada sistem kontrak," katanya, Minggu (17/03/2019).

Lebih lanjut, Trimono pun berharap agar kemudian penghasilan dari para kuli dapat diperhatikan.

"Sekarang cari kerja susah, dengan pemimpin baru mudah-mudahan pekerja hidupnya disetarakan, penghasilan bisa lebih," tukasnya.  (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved