Citizen Reporter

KPU dan Relasi Basis Perempuan Sosialisasikan Pemilu 2019 di Desa Sepang

Sekaligus untuk memastikan apakah pemilu tahun ini sudah menyentuh ke semua lapisan masyarakat

KPU dan Relasi Basis Perempuan Sosialisasikan Pemilu 2019 di Desa Sepang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Fetrus Anyim (tengah) bersama Relawan Demokrasi (Relasi) Basis Perempuan usai sosialisasi kepada warga di Desa Sepang, Kecamatan Toho, Sabtu (16/03/2019) 

Citizen Reporter
Astif

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID., MEMPAWAH –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Relawan Demokrasi (Relasi) Kabupaten Mempawah totalitas dalam menyukseskan Pemilu 2019.

Harapan untuk terselenggaranya pemilu tahun ini dengan penuh keceriaan rupanya membawa Muhabbah melangkahkan kakinya ke Desa Sepang, Kecamatan Toho.

Satu pengeran Komisiner KPU  Mempawah, Fetrus Anyim dan enam srikandi dari Relawan Demokrasi basis perempuan yaitu Musliha, Fatmawati, Zulfa, Ayu Aguswati, Riska dan Enny Nurina titin.

Mereka melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada warga Desa Sepang.

Baca: Buka Manasik Haji, Ini Pesan Bupati Paolus Hadi

Baca: Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak di Rasau Jaya

satu pangeran dan keenam srikandi ini secara aktif memberikan pemaparan mengenai pemilu saat berada ditengah-tengah para warga.

Berbagai hal berkaitan dengan pemilu seperti jenis-jenis pemilu, warna kertas surat suara dan tata cara pencoblosan yang sah turut disampaikannya saat sosialisasi .

“Demi terselenggaranya pemilu yang sukses dan bisa  dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat kabupaten Mempawah, sosialisasi tentunya gencar dilakukan. Secara personal maupun kelompok. Terpenting masyarakat pada pemilu 17 April 2019 nanti tidak golput,” katanya sesaat setelah usai memberikan sosialisasi kepada warga di kediaman Sumardi Ucang di Desa Sepang, Sabtu (16/03/2019)

Lebih lanjut dikatakan oleh Fetrus Anyim selaku Komesioner KPU Kabupaten Mempawah. Ia menyammpaikan kedatangannya  tersebut juga ingin memastikan bahwa warga Desa Sepang, Kecamatan Toho, benar-benar mengetahui tentang Pemilu.

Ia mengungkapkan mengingat semakin cepatnya hari berlalu yang membuat jiwanya merasa terpanggil untuk totalitas memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat.

“Sekaligus untuk memastikan apakah pemilu tahun ini sudah menyentuh ke semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved