Kalbar Masuk 5 Provinsi Dengan Angka Perkawinan Dini Tertinggi, Ini Kata Ayah Genre Indonesia

Angka pernikahan dini rata-rata di Indonesia 10 persenan, ada lima provinsi di Indonesia termasuk Kalbar yang angka perkawinan anak cukup tinggi

Kalbar Masuk 5 Provinsi Dengan Angka Perkawinan Dini Tertinggi, Ini Kata Ayah Genre Indonesia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Syahroni
Deputi Bidang KSPK BKKBN Republik Indonesia, Dr dr M Yani, M Kes 

Kalbar Masuk 5 Provinsi Dengan Angka Perkawinan Dini Tertinggi, Ini Kata Ayah Genre Indonesia

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kalimantan Barat tercatat satu diantara lima provinsi dari 34 provinsi se Indonesia tingkat pernikahan dininya atau dibawah umur tertinggi.

Pernyataan inu disampaikan langsung, Deputi Bidang KSPK BKKBN Republik Indonesia, Dr. dr. M. Yani, M.Kes yang hadir saat acara Genre Ceria Kalbar 2019 yang digelar di oleh BKKBN Perwakilan Kalbar di Halaman Museum Kalbar.

"Angka pernikahan dini rata-rata di Indonesia 10 persenan, tapi ada lima provinsi di Indonesia termasuk Kalbar yang angka perkawinan anak cukup tinggi," ucap M Yani yang juga merupakan ayah Genre Indonesia, Minggu (17/3/2019).

Masih tingginya angka pernikahan dini di Kalbar dan tingginya angka kehamilan tak terencana, ia menegaskan harus menjadi konsen BKKBN, karena dari penelitian, yang sudah menikah dini pupuslah harapan mereka mengejar kehidupan karirnya dan cita-citanya.

"Fakta menyatakan mereka yang terlibat kawin muda ini tinggi angka perceraian, tinggi angka kekerasan dirumah tangga dan yang paling penting masa depan mereka terhapuskan dibandingkan rekan-rekan mereka yang saat itu masih mengejer pendidikan atau berkarir," tambahnya.

BKKBN, Kementeriian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ditingkat Pemda disebutnya harus bersama-sama berupaya mengurangi angka perkawinan anak.

Tujuan utama dalam menggalakan pernikahan ideal untuk wanita 21 tahun dan laki-laki 25 tahun adalah memberikan kesempatan pada mereka meniti karir dan menuntut pendidikan serta merencanakan kehidupan yang lebih baik.

"Forum Generasi Berencana (Genre) adalah sebuah organisasi harapan kita untuk menyampaikan pesan-pesan pada teman sebayanya," tambah M Yani.

Kegiatan Genre Ceria 2019, dengan mengusung tema "Kawin Muda Sepok" sangat diapresiasinya, karena pesan-pesan positif harus disampaikan sehingga para remaja Kalbar mampu merencanakan kehidupan mereka dengan tantangan jaman semakin modern saat ini.

Baca: Tips dan Trik Menulis Essay Untuk Mengikuti Beasiswa Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Baca: BREAKING NEWS - Pendukung Prabowo Subianto Padati Istana Kadriah, Trimono Berpenampilan Ekstrem

Baca: Astra Motor Pelopor Kendaraan Dengan Kualitas Tinggi, Akan Terus Menjadi Partner ART Kalimantan

"Acara ini kita usung bersama anggota DPR-RI khususnya komisi IX, tujuan utamanya adalah untuk merangkul remaja sebanyak mungkin, tentunya mereka tergabung dalam forum Genre atau apapun namanya, seperti forum anak daerah, PIKR dan lainnya ada satu visi yang kita sampaikan bahwa mereka adalah agen perubahan dan akan membawa perubahan," ucapnya

Mereka para remaja diharapkan membwa pesan dan nilai positif serta krakter yang dibutuhkan bangsa ini.

Saat ini, penggunaan teknologi yang sangat maju harus digunakan dengan tepat. Lewat informasi yang berlebihan, yang sebagian besarnya adalah sampah maka orangtua dan guru termasuk masyarakat harus arif mengunduh informasi yang ada dan tentunya peran orangtua sebagai peran pengawasan harus mampu mengawasi aktifitas anak.

Berbeda dengan jaman dulu, kalau anaknya pulang kerumah sudah dapat diawasi, tapi saat ini walaupun mereka ada dirumah tapi bisa berselancar dimana-mana .

"Tantangan remaja kedepan mengenai arus informasi ini, jangan sampai merubah konsep mereka tentang perkawinan, LGBT dan radikalisme bisa masuk lewat media sosial itu, maka orangtua harus berperan aktif mengawasinya,"pungkas Ayah Genre Indonesia, M Yani.

Penulis: Syahroni
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved