Dapat Gelar Bangsawan, Prabowo Janjikan Pengakuan Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara

Prabowo Subianto mendapat gelar bangsawan Datok Sri Setia Negara dari Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Dapat Gelar Bangsawan, Prabowo Janjikan Pengakuan Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara
TRIBUNPONTIANAK/Ridho Panji Pramana
Capres 02 Pilpres 2019, Prabowo Subianto saat menyapa seluruh pendukung dan simpatisannya dihalaman Istana Kadriah Pontianak, Minggu (17/03/2019). 

Dapat Gelar Bangsawan, Prabowo Janjikan Pengakuan Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Capres 02 Pilpres 2019, Prabowo Subianto mendapat gelar bangsawan Datok Sri Setia Negara dari Istana Kadriah Kesultanan Pontianak.

Penganugerahan tersebut dibacakan oleh Pangeran Mas Perdana Agung yang mewakili Istana Kadriah Kesultanan Pontianak.

Datok Sri Setia Negara merupakan seorang bangsawan di Kesultanan Pontianak.

Dengan penganugerahan tersebut diharapkan dapat menjunjung tinggi Islam, Alquran dan sunnah, selain daripada menjaga adat budaya di negeri yang telah dirikan leluhur.

Sebelumnya, Sultan Pontianak ke IX, Sultan Sy Machmud Melvin Alqadrie mendoakan agar Prabowo menjadi Presiden 2019 sekaligus menitipkan dua permintaan dari kerajaan.

Baca: LIVE STREAMING: Serunya Debat Cawapres Bisa Disaksikan Malam Ini Mulai Pukul 20.00 WIB

Baca: Cuplikan Gol Timnas Indonesia U23 Vs Bali United, Serdadu Tridatu Dibuat Tak Berkutik

Baca: Atbah Apresiasi Kegiatan Pentas Seni dan Konser Musik KPU Kabupaten Sambas

"Mudah-mudahan Pak Prabowo Presiden 2019, bisa memperjuangkan lambang negara RI yang sudah sekian lama perjuangan kita agar diakui lambang negara diciptakan Sultan Hamid II. Mudah-mudahan Presiden Bapak Prabowo Subianto 2019 bisa mengakui dari pada lambang negara yang diciptakan Sultan Hamid II," kata Sultan.

"Saya berharap kepada Bapak Prabowo Subianto, mengenai bandara Supadio di Kubu Raya, mudah-mudahan akan bisa diubah menjadi Bandara Sultan Sy Abdurahman," harapnya pula.

Lebih lanjut, Sy Melvin juga berharap dengan kedatangan Prabowo di Kalbar membuat perubahan bagi rakyat di Kalbar.

"Mudah-mudahan dengan dengan beliau Presiden 2019 semua menjadi aman, Indonesia tetap bersatu, berbagai macam suku bangsa, NKRI tetap harga mati," katanya.

Menanggapi penganugerahan tersebut, Prabowo yang menggunakan baju teluk belanga dengan peci hitam berlistkan kuning emas pun menghaturkan terima kasih.

"Bangsa Indonesia disinggung oleh Sultan memang benar perancang lambang negara yang kita kenal Bhineka Tunggal Ika memang adalah Sultan Hamid Alqadrie kedua, jadi kita akan periksa semua, sejarahnya dan Insyallah saya Presiden kita akan kukuhkan," ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, memang sistem Indonesia adalah repunblik, tetap Kesultanan dan Kerajaan merupakan bagian dari sejarah, adat, dan nenek moyang.
"Kalau bukan kita yang menghormati, siapa lagi, Insyallah kita akan pugar Istana-istana supaya jadi kebanggaan," terangnya.
"Sekarang sultan-sultan memang tidak punya wewenang formal politik, tapi mereka menduduki kedudukan sebagai pengawal adat, pengawal sejarah, pengawal budaya Bangsa Indonesia, karena itu saya terimakasih hari ini saya mendapatkan kehormatan besar diberikan gelar Datok Sri Setia Negara, ini penghormatan yang luar biasa, terimakasih," kata Prabowo

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved