Kasat Lantas Sebut Dugaan Penyebab Ambruknya Jembatan di Sungai Kajang
"Penyebabnya abrasi air sungai dibawah jembatan, sehingga jembatannya putus," ujarnya, Jum'at (16/3/2019) saat di hubungi Tribun.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Dhita Mutiasari
Kasat Lantas Sebut Dugaan Penyebab Ambruknya Jembatan di Sungai Kajang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kasat Lantas Polres Sambas AKP Aditya Oktorio Putra mengungkapkan dugaan penyebab ambruknya Jembatan di Sungai kajang, Kecamatan Subah ambruk.
Menurutnya, dugaan runtuhnya jembatan tersebut adalah akibat dari abrasi air sungai yang ada di bawah jembatan.
"Penyebabnya abrasi air sungai dibawah jembatan, sehingga jembatannya putus," ujarnya, Jum'at (16/3/2019) saat di hubungi Tribun.
Baca: Jembatan Sambas - Subah Ambruk, Akses Warga Terganggu
Baca: BURSA TRANSFER: Isu Panas Eden Hazard ke Real Madrid Menguat Pasca Kembalinya Zinedine Zidane
Baca: PIALA FA: Man United Vs Wolves, Solskjaer Waspadai Kekuatan Wolves sebagai Penjegal Tim Besar
Ia menjelaskan, kejadian tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 04.30 subuh tadi.
Oleh karenanya, Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sambas sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap satu unit Dum Truk yang terguling saat melintas di atas jembatan.
"Antisipasinya kita dengan Dishub serta PUPR sudah ke lokasi evakuasi, ada satu truk yang terguling, Evakuasi juga di TKP pakai alat berat," tuturnya.
Ia katakan, nantinya akan segera di buat jembatan darurat dan memasang baliho rambu-rambu Himbauan di dekat lokasi kejadian.
"Dan akan dibuat jembatan darurat, serta memasang himbauan berupa banner," tutupnya.
Jembatan Sambas - Subah Ambruk, Akses Warga Terganggu
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas Yudi, M,Si membenarkan telah terjadinya ambruknya Jembatan di jalan utama penghubung Sambas dan Subah.
"Jembatan di sungai kajang Kecamatan Subah, betul pagi tadi digerus air yang menyebabkan jembatan retak," ujarnya, Sabtu (16/7/2019).
"Lalu di lewati truk bermuatan sawit, akibatnya membuat jembatan menjadi amblas. Sampai saat ini jembatan belum bisa dilewati," ungkapnya.
Oleh karenanya, Yudi mengungkapkan Pemerintah daerah sudah turun ke lapangan melihat kondisi terjadinya ambruknya jembatan tersebut.
"Masyarakat juga telah membuat jembatan darurat untuk sepeda motor dan pejalan kaki," tuturnya.