Perindah Estetika Kota, Pemkot Pontianak Bangun Taman Aktif dan Pasif

Saat ini Pontianak memiliki beberapa taman aktif yang menunjang sosialisasi masyarakat dan memperindah estetika kota.

Perindah Estetika Kota, Pemkot Pontianak Bangun Taman Aktif dan Pasif
TRIBUN PONTIANAK/WAHIDIN 
Taman Entuyut merupakan satu di antara Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Sintang yang tepat berada di Jalan PKP Mujahidin, Kelurahan Tanjungpuri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Jumat (15/2/2019) pagi. 

Perindah Estetika Kota, Pemkot Pontianak Bangun Taman Aktif dan Pasif

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Saat ini Pontianak memiliki beberapa taman aktif yang menunjang sosialisasi masyarakat dan memperindah estetika kota.

Kapala Bidang Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak, Iskandar menerangkan saat ini Pontianak sudah memiliki beberapa taman aktif seperti Taman Digulis, Taman Catur Ahmad Yani, Taman Alun-alun Kapuas, Taman Akcaya dan lainnya.

Lanjut disampaikannya, taman dibagi menjadi dua, ada taman aktif dan ada taman pasif. Taman aktif itu bisa dikunjungi dan terdapat fasilitas menunjang pengunjung. Sedangkan pasif hanya taman penunjang seperti median jalan.

Baca: HASIL Drawing Liga Champion: Perempat Final, Semifinal Hingga Jadwal Final! LIVE Jam 18.00 WIB

Baca: ‎Dandim Stefie Pimpin Sertijab dan Lepas Purna Tugas

Baca: Rumahnya Luder Terbakar, Korban Kebakaran Lima Unit Rumah di Sanggau Ngungsi ke Rumah Kerabatnya

"Kalau kita bicara mengenai kecukupan taman atau ruang terbuka hujau tentu kita harus mengacu pada aturan tata ruang. 20 persen itu disediakan oleh pemerintah dan 10 persen privat, kita saaat ini kalau pemerintah sudah cukup tapi akan terus kita tambah dan kita tingkatkan taman yang ada," ucap Iskandar saat diwawancarai, Jumat (15/3/2019).

Taman-taman yang ada saat ini akan ditingkatkan kualitasnya sehingga memberikan kesan yang menarik. Selain membuat taman aktif, Iskandar menambahkan akan membuat taman-taman pasif yang yang akan menambah estetika.

"Kemudian yang masuk dalam rencana kita ada titik di Jalan Husen Hamzah media jalannya kita bangun. Konsepnnya taman median itu, kita ingin menjadikan suatu kawasan publik yang ada di jalur sirkulasi itu. Sehingga masyarakat yang melintas memandangnya nyaman,"ujarnya.

Kemudian Pemkot Pontianak akan membuat taman aktif di kawasan SMPN 2 Pontianak Kota Baru. Saat ini Bidang Pertamanan PUPR menunggu pembebasan lahan atau relokasi terhadap bangunan pos polisi yang ada.

Taman yang ada di Kota baru depan SMPN 2 Pontianak, memang akan dibuat taman, namun menunggu relokasi pos polisi yang ada. Setelah direlokasi maka pihaknya akan membangun taman publik.

"Taman itu akan memberikan estetika yang indah, sehingga Pontianak semakin indah. Taman yang kita buat semaksimal mungkin untuk membuat nyaman. Kita saat ini tinggal meningkatkan sudut-sudut kota, karena kita keterbatasan lahan yang mau dibuat tematik tertentu," tambahnya.

Khusus di bagian Pontianak Utara, tahun ini ia menkelaskan ada pembuatan taman di Parit Pekong dan Parit Nanas menjadi taman aktif. Selain itu, kawasan Fasum yang ada di Jembatan Landak akan dibuat taman.

"Parit Pekong dan Parit Nanas akan dibangun taman aktif, kawasan itu kita harapkan menjadi lokasi penunjang kegiatan pariwisata. Tugu Khautulistiwa juga ditata menjadi taman , kemudian titik nol kilometer Pontianak yang berada di Pasar Siantan kita akan tata," tambahnya.

Mengenai penataan titik nol, disampaikannya berdasarkan instruksi dari wali kota, dilingkungan titik nol akan dinadikan icon atau landmark Pontianak.

Selain program Pemkot Pontianak, Iskandar menambahkan beberapa BUMN juga menyatakan ingin menata taman-taman yang ada.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved