Pembayaran Gaji Guru Honorer Lamban, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Kalbar

Mereka sebenarnya belum mendapat pejelasan yang jelas disana makanya datang ke sini,

Pembayaran Gaji Guru Honorer Lamban, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Ketua Forum Guru Honor (FGH) Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat, Hendri tidur di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar bersama Sekretaris FGH, Jamani dan Bendahara FGH, Arsidi, Kamis (14/3/2019). 

Pembayaran Gaji Guru Honorer Lamban, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar  mengakui adanya keterlambatan pembayaran gaji guru honor di Kalbar.

Keterlambatan itu disebabkan adanya kendala administasi yang belum terselesaikan, namun mereka memastikan bahwa dana tersebut sudah ada dan dalam proses pencairan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Suprianus Herman saat dihubungi Tribun, Jumat (15/3/2019) pagi via Whatsapp mengatakan masalah tenaga guru honorer tersebut sudah selesai dan dalam proses pencairan.

Sebelumnya, Ketua Forum Guru Honor (FGH) Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat, Hendri mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar bersama Sekretaris FGH, Jamani dan Bendahara FGH, Arsidi, Kamis (14/3/2019).

Baca: Cegah Hacker, Bawaslu Singkawang Harap IT KPU Punya Tingkat Keamanan Tinggi

Baca: 22 Atlet Sekadau Ikut Seleksi Pra PON, Ini Harapan Ketua KONI Sekadau

Mereka datang dan tidur di Kantor Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kalbar mewakili 100 orang rekannya sesama guru honor, demi menuntut kejelasan terhadap gaji mereka yang belum dibayar selama tiga bulan.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kalbar, Kusnadi, menjelaskan bahwa masalah tersebut telah selesai dan pihaknya akan segera mencairkan dana untuk guru honor namun masih dalam proses.

"Pencairan dana inikan perlu proses, kami sudah siapkan berkas di Badan Pengawas Pembangunan dan Keuangan Daerah (BPKPD) setelah berkas keluar tentu akan segera melakukan pencairan, juga dalam waktu dekat, Kabupaten Ketapang, Kayong Utara dan Landak akan segera dicairkan," terangnya.

Kusnadi mengatakan anggaran untuk membayar gaji guru honor, baru dicairkan bulan Maret, sehingga semua mengalami keterlambatan.

Baca: Suharso: Petugas Kesehatan di RSUD Kubu Raya Harus Berkompeten

"Saya harap semua guru honor segera melengkapi berkas administrasi yang diperlukan, supaya dapat di verifikasi, dan segera cair," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved