Pilpres 2019

Ketua MPR Zulkifli Hasan: Pemilu Bukan Perang Badar atau Total, Saya Kritik Moeldoko dan Neno

Pemilu itu bukan perang badar, bukan perang total. Jadi saya kritik keras Pak Moeldoko dan Mbak Neno

Ketua MPR Zulkifli Hasan: Pemilu Bukan Perang Badar atau Total, Saya Kritik Moeldoko dan Neno
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri saat menghadiri acara GNPF 

Ketua MPR Zulkifli Hasan: Pemilu Bukan Perang Badar atau Total, Saya Kritik Moeldoko dan Neno 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengkritik pernyataan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf (TKN) Moeldoko dan juru kampanye Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo-Sandiaga (BPN) Neno Warisman, yang menggunakan istilah perang terkait kontestasi Pilpres 2019.

Zulkifli tak sepakat jika ajang pemilu diibaratkan sebagai perang total ataupun perang badar.

"Pemilu itu bukan perang badar, bukan perang total. Jadi saya kritik keras Pak Moeldoko dan Mbak Neno," ujar Zulkifli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Zulkifli mengatakan, pemilu merupakan sesuatu yang biasa terjadi setiap lima tahun di negara demokrasi.

Baca: Sejarah 4 Klub Inggris di Perempat Final 2008-2009, Apakah Barcelona Kembali Juara Liga Champions?

Baca: Cegah Bayi Lahir Premature, Ini Tips dari dr Aldila Geri Istantina

Sederhananya, pemilu bertujuan memperbarui komitmen para pemimpin terhadap kepentingan rakyat.

Artinya, jika seorang pemimpin dianggap memiliki kinerja yang baik, maka rakyat dapat memilihnya kembali.

Sedangkan, jika tak dianggap baik, kata Zulkifli, rakyat dapat memilih calon pemimpin yang lebih baik.

"Jadi sesederhana itu pemilu. Bukan perang total, bukan perang badar, apalagi tadi yang lain-lain itu," tutur dia.

Istilah perang total pernah diungkapkan Moeldoko jelang dua bulan Pemilihan Presiden 2019 di Markas TKN Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019).

Moeldoko mengatakan, TKN akan habis-habisan memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Mantan Panglima TNI ini mengistilahkannya dengan perang total.

Sementara itu, istilah perang badar sempat tersirat dalam puisi dan doa yang dibacakan oleh Neno Warisman pada acara Munajat 212, Kamis (21/2/2019) lalu.

Menurut calon wakil presiden nomor 01 Ma'ruf Amin, doa Neno mirip dengan doa yang dipanjatkan saat perang Badar. (*)

Artikel ini telah terbit di kompas.com dengan judul Zulkifli Kritik Moeldoko dan Neno Warisman yang Pakai Istilah Perang Terkait Pilpres

Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved