Berita Video

VIDEO: Dapat Rekaman CCTV, Bawaslu Telusuri Pelaku Penyebar Buku Diduga Black Campaign

Faisal Riza menerangkan jika pihaknya akan menelusuri pelaku penyebar buku yang diduga black campaign melalui CCTV.

VIDEO: Dapat Rekaman CCTV, Bawaslu Telusuri Pelaku Penyebar Buku Diduga Black Campaign

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza menerangkan jika pihaknya akan menelusuri pelaku penyebar buku yang diduga black campaign melalui CCTV.

"Kami sudah mendapatkan CCTV untuk orang yang menyampaikan itu, kami pelajari, baru dapat rekaman CCTV, kalau memang memenuhi syarat formilnya, siapa yang dilaporkan, inikan harus dilacak lagi, investigasi, itu terkait dengan pelakunya," kata Faisal, Selasa (12/03/2019).

Menurutnya, berdasarkan informasi ditingkat jajaran, penyebaran buku yang diduga berisi black campign juga menyasar ke kampus di Sambas.

Baca: Siap-Siap! Tahun 2019 Kemenpan RB Buka Lowongan 254.173 ASN, Ini Detailnya

Baca: VIDEO: Penjelasan Anggota Polsek Pontianak Barat Tentang Tahanan Masuk Islam

Baca: FOTO: Pengendara Nekat Belok Kanan Lewati Jalan Pintas di Turunan Jembatan Kapuas 1

"Terkait dengan pelakunya, kita juga menyampaikan sudah dapat juga ada sebaran di Sambas, di kampus IKIP, nampaknya buku ini disebarkan di kampus-kampus, saat ini sedang diinventarisir, kita belum tau berapa sebenarnya jumlah disebarkan kemudian berapa yang sudah tersebar ditangan mahasiswa, rata-ratakan gitu ya, kita masih terus menginventarisir, dan terkait dengan kontennya, kita akan melakukan kajian karena kamikan baru mendapat bukunya dan harus dibaca dulu," jelasnya.

"Tentu kita akan melihat apakah ada pasal yang dilanggar terkait dengan buku ini, tentu kita akan meminta opini dari pihak-pihak yang punya kewenangan, apakah misalnya akademisi, melihat konten ini, dan apakah juga dari kejaksaan, karena buku ini belum ada statment pelanggaran atau tidak, yang jelas penerbitnya itu juga tidak jelas alamatnya, jadi saya kira kesimpulan sementara seperti tabloid barokah," jelas Faisal.

Lebih lanjut, mantan Ketua KPID Kalbar ini pun menungkapkan jika sampai saat ini pula belum ada laporan resmi terkait hal tersebut yang masuk ke Bawaslu.

"Hingga saat ini belum ada yang melakukan laporan resmi terkait ini dan kita sendiri dapatnya sebagai informasi awal, karena kalau mau dijadikan temuan harus tau siapa yang menyebarkan, pelakunya siapa, nah ini yang sedang kita pelajari melalui rekaman CCTV yang ada dikampus-kampus," pungkasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved