Pileg 2019

Jelang Pencoblosan, Ini Penjelasan Tahapan Pemilu Oleh KPU Sekadau

Bagi pindah antar dapil tidak mendapatkan 5 surat suara. Tetapi, kalau pindah antar dapil provinsi maka tidak dapat 5 surat suara.

Jelang Pencoblosan, Ini Penjelasan Tahapan Pemilu Oleh KPU Sekadau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Ketua KPU Sekadau, Drianus Saban  

 Jelang Pencoblosan, Ini Penjelasan Tahapan Pemilu Oleh KPU Sekadau

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau, Drianus Saban mengatakan, Pemilu 2019 berbeda dibandingkan sebelumnya. Ada 5 jenis kertas surat suara. Saat ini, kata dia, masih tahapan kampanye dan berakhir pada 13 April mendatang. 

"Untuk kampanye ada terbatas, dialog itu bisa dilakukan hingga tanggal 13 April. Peserta pemilu diberikan kampanye rapat umum pada 24 Maret. Kami akan mengundang parpol untuk penyusunan jadwal serta zonanya," ujarnya Rabu (13/3/2019).

Disamping itu parpol boleh kampanye iklan dimedia pada 24 Maret. Untuk Caleg, negara tidak mengakomodir untuk pemasangan iklan di media. Tapi, kata dia, kalau mau pasang silahkan. 

Dan untuk saksi hanya boleh masuk satu orang. Saksi akan diberikan bimtek oleh saksi partai. Partai politik juga harus menyiapkan laporan dana kampanye. Jangan lupa menyampaikan LHKPN ke KPK. 

Terkait pindah memilih paling lambat kepengurusannya, yaitu 17 Maret. Sekarang, silahkan kalau ada keluarga yang sekolah untuk mengurus pindah memilih. 

Baca: Soal Provinsi Kapuas Raya, Paolus Hadi: Jika Terwujud, Sanggau jadi Kota Administratif

Baca: Rabu, Ini Agenda Wakil Wali Kota Bahasan

"Bagi pindah antar dapil tidak mendapatkan 5 surat suara. Tetapi, kalau pindah antar dapil provinsi maka tidak dapat 5 surat suara. Kecuali kalau pindah masih satu dapil," ucapnya. 

"Pemberian hak suara menggunakan paku. Sekarang yang penting diurus, kami membuka pindah memilih 17 Maret pukul 16.00 WIB. Kalau sudah tanggal 18 Maret keatas itu tidak bisa lagi," sambungnya.  

Saban mengatakan, ada sebanyak 676 TPS di Kabupaten Sekadau, yang tersebar di 7 Kecamatan. Dan kotak suara ada 5 ada petunjuknya. Untuk yang lain proses penetapan DPRD kabupaten/kota yang menetapkannya, sesuai tingkatannya. 

"Hal baru saat melaksanakan pleno di provinsi KPU hanya membawa amplop tersegel yang diawal aparat. Itu diuji integritas penyelenggara pemilu. Provinsi membawa ke KPU RI juga menggunakan amplop tersegel," tukasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved