Gasak Motor dan Handphone, Polisi Temukan Dua Ekor Kucing Anggora di Jok Motor Residivis
KB menjadi buruan polisi karena dilaporkan telah mencuri HP dan masuk dalam rumah warga menggasak TV, serta melarikan satu unit sepeda motor
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Tri Pandito Wibowo
Gasak Motor dan Handphone, Polisi Temukan Dua Ekor Kucing Anggora di Jok Motor Residivis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Seorang pria tersangka pencurian dengan pemberatan (Curat) berinisial KB terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh Anggota Reskrim Polsek Pontianak Utara, di Gang Selat Remis, Pontianak Utara, Rabu (13/3/2019) sekira pukul 14.00 WIB.
Tersangka memang terkenal meresahkan masyarakat, sering membawa senjata tajam saat melancarkan aksinya, dan sudah lama diburu oleh pihak kepolisian.
KB menjadi buruan polisi karena dilaporkan telah mencuri HP dan masuk dalam rumah warga menggasak TV, serta melarikan satu unit sepeda motor, dimana korbannya berbeda dari setiap perbuatannya.
Saat ditangkap petugas kepolisian menemukan dua ekor kucing anggora didalam jok motor tersangka yang diduga adalah hasil curian.
Baca: Sadar Bahaya Narkoba, Tokoh Agama Singkawang Agendakan Sosialisasi Rutin
Baca: Seminar Internasional Prof Timo Kivimaki & Syarif Ibrahim Alqadrie DKK Sukses Digelar di Dua Kota
Baca: KLASEMEN Piala Presiden 2019! Daftar Tim Lolos Perempat Final, Klub Tersingkir & Runner Up Terbaik
Kanit Reskrim Polsek Pontianak Utara, Ipda Sani menuturkan, tersangka adalah residivis yang terkenal licin dan sering lolos dari kejaran petugas.
"Saat itu kita mendapat informasi tersangka sedang berada di Gang Selat Remis, saat kita temukan ia menggunakan motor," ujarnya.
Ipda Sani mengatakan tersangka disuruh berhenti oleh polisi namun malah menambah laju kendaraannya.
"Saat pengejaran kita keluarkan tembakan peringatan dua kali, namun dia malah makin laju, ditabraklah motor dia oleh anggota," ujar Ipda Sani.
Ipda Sani menuturkan, usai ditabrak tersangka terjatuh dan masih berusaha melarikan diri, akhinya petugas mengeluarkan tembakan peringatan dua kali lagi.
"Total ada 4 kali tembakan ke udara kita lepaskan, namun tersangka tidak menyerah juga, akhirnya tembakan kelima meletup tepat dibawah tempurung lutut kaki kanannya," ungkap Ipda Sani.
Sesudah terkena tembakan tepat sasaran, tersangka masih berusaha melarikan diri, anggota Reskrim Polsek Pontianak Utara masih terus melakukan pengejaran.
"Kita terus kejar dia masuk kedalam rumah warga, akhirnya kita temukan ceceran darah di sekitar rumah warga, saat digeledah ternyata dia ada di dalam kamar dalam kondisi tanpa busana dan posisi berbaring," papar Ipda Sani.
Khusus di Pontianak Utara, kata Ipda Sani, tersangka sudah tiga kali ditangkap, namun tak pernah jera.
"Sudah tiga kali kita tangani orang ini, modus dia melakukan tindak kejahatan seorang diri dan membawa senjata tajam," tandasnya.