Citizen Reporter

Minimalisir Penggunaan Pupuk Kimia, LPHD Belaban Rayak Praktekkan Cara Membuat POC

Instruktur pelatihan Cartim menjelaskan dengan detail bahan-bahan apa saja yang akan digunakan, tahapan pembuatan pupuk

Minimalisir Penggunaan Pupuk Kimia, LPHD Belaban Rayak Praktekkan Cara Membuat POC
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
LPHD Belaban Rayak sedang mempraktekkan proses pembuatan Pupuk Organik Cair, Minggu (10/3/2019) 

Citizen Reporter
Agus Budiman
(Social Forestry Program-Aidevironment)

Minimalisir Penggunaan Pupuk Kimia, LPHD Belaban Rayak Praktekkan Cara Membuat POC

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam rangka untuk meminimalisir dan ketergantungan penggunaan pupuk kimia, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Belaban Rayak mempraktekkan cara pembuatan pupuk organik cair.

Kegiatan ini dilakukan dalam Pelatihan Pembibitan dan Teknik Budidaya Tanaman Hutan,  bertempat di Gedung Seni Desa Sungai Melayu yang di fasilitasi oleh AidEnvironment, Minggu (10/3/2019)

Matius Broto Sekretaris LPHD Belaban Rayak menjelaskan, kegiatan pembuatan pupuk organik cair sangat penting sekali, dimana pembuatannya sederhana dan bisa mengurangi pengeluaran.

Bapak Cartim sesang memberikan arahan kepada LPHD Belaban Rayak mengenai materi Pembuatan Pupuk Organik Cair, Minggu (10/3/2019)
Bapak Cartim sedang memberikan arahan kepada LPHD Belaban Rayak mengenai materi Pembuatan Pupuk Organik Cair, Minggu (10/3/2019) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Baca: LPHD Belaban Rayak Belajar Teknik Pembibitan dan Budidaya Tanaman Hutan dengan 3 Metode

Baca: Aidenvironment Fasilitasi Pelatihan Budidaya Perikanan Air Tawar di Desa Tanjung Medan

Baca: Hari Ini Cuaca di Kayong Utara dan Ketapang Berawan

Menurutnya penggunaan pupuk kimia yang secara terus menerus dalam waktu jangka panjang tentunya akan menimbulkan efek samping pada tanah maupun tanaman.

"Kami bersama Aidenvironment mencoba mengajak anggota LPHD maupun masyarakat untuk mempraktekkan buat pupuk organik cair. Semoga saja setelah pelatihan ini bisa mengurangi ketergantungan anggota terhadap pupuk kimia," kata Broto.

Instruktur pelatihan Cartim menjelaskan dengan detail bahan-bahan apa saja yang akan digunakan, tahapan pembuatan pupuk, dosis pemakaian pada tanaman serta manfaat penggunaan dari pupuk organik.

"Bahan yang digunakan sangat sederhana salah satunya dengan memanfaatkan limbah rumah tangga air bekas cucian beras. Penggunaan POC ini bisa digunakan pada jenis tanaman apapun, baik itu sayur maupun tanaman keras lainnya," terang Cartim.

Ia menambahkan pula keunggulan pupuk organik cair yang pastinya sangat ramah lingkungan. Pemakaian pupuk organik juga berperan penting dalam merawat atau menjaga tingkat kesuburan tanah yang sudah dalam keadaan berlebihan pemupukan dengan pupuk anorganik/kimia dalam tanah.

"Manfaat pupuk organik ini sudah sangat jelas, tetapi karena sudah menjadi kebiasaan akhirnya masyarakat lebih cenderung menggunakan pupuk kimia untuk hasil cepat. Padahal sumber bahan untuk organik sangat mudah di dapatkan di sekitar rumah," ulas pria asal Pandeglang ini.

Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak:

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved