Pileg 2019

Hadiri Deklarasi, Gubernur Sutarmidji Ingatkan Pendidikan dan Dewasa Berpolitik

Kalau misalnya sekarang, satu dua minggu itu di akun saya, itu bagian dari pendidikan politik, mau marahpun saya senyum jak saya balas

Hadiri Deklarasi, Gubernur Sutarmidji Ingatkan Pendidikan dan Dewasa Berpolitik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat mnghadiri deklarasi pemilu damai tahun 2018 di Kalbar yang aman, lancar dan sukses di Qubu Resort Kubu Raya, Senin (11/3/2019).  

Hadiri Deklarasi, Gubernur Sutarmidji Ingatkan Pendidikan dan Dewasa Berpolitik

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengingatkan pentingnya pendidikan dan dewasa berpolitik. Hal itu disampaikan saat menghadiri deklarasi pemilu damai tahun 2019 di Kalbar yang aman, lancar dan sukses di Qubu Resort Kubu Raya, Senin (11/03/2019).

"Pendidikan politik penting, menyikapi perbedaan pendapat, sekeras apapun harus rasional, inilah yang harus kita berikan, saya hanya berharap penyelenggara pesta demokrasi peka aturan dan tegas," ujar Midji.

Wali Kota Pontianak dua periode ini pun mengungkapkan, pentingnya pendidikan politik seperti yang terjadi diakun medsosnya.

"Kalau misalnya sekarang, satu dua minggu itu di akun saya, itu bagian dari pendidikan politik, mau marahpun saya senyum jak saya balas," seloroh Sutarmidji.

Baca: Personel Satgas TMMD Kodim Sanggau Latih Siswa SDN 06 Tanjung Bunga Baris Berbaris

Baca: VIDEO: Lomba Burung Berkicau, Ini Pesan Kapolres ke Peserta dan Dewan Juri

"Saya evaluasi akun itu, ternyata dalam waktu satu minggu diakun saya 5000, yang komentar jelek memang kelompok itu aja, tapi interaksi di akun pribadi mereka biasa aja, yang suka dan yang komentar miring berimbang, jadi harus saya netralisir dengan status yang apalagi, juga dalam rangka melihat psikologi masa, sikap apa yang kita buat," timpal Midji.

Lebih lanjut, menurutnya media sosial juga merupakan satu diantara alat ukur dalam mengetahui kondisi dan pendapat masyarakat.

"Media sosial bisa dijadikan parameter ukir dalam hal-hal tertentunyang perlu diketahui secara acak, karena kita pendekatan formal dilakukan belum tentu mencapai hasil yang maksimal," terangnya.

Bang Midji, sapaan akrabnya pun meyakini, jika pemilu 2019 nantinya akan berlangsung dengan damai setelah berkaca di Pilkada 2018.

"Cerite pemilu dalam dan hal-hal lain untuk terjadinya gesekan, kita waspada tapi yakinlah itu tak terjadi karena berdasarkan penyampaikan Kapolda dan Kasdam, Pilkada kemarin ujian, jika sudah keluar dari ujian tersebut maka luar biasa," imbuhnya.

"Saya yakin di Kalbar, satu dua daerah saja yang heboh gimana, yang lainnya adem aja, biasa-biasa aja," tambah Midji.

Menurutnya pula, pertarungan yang seru bukan di Pilpres tapi Pileg tingkat dua.

"DPR RI, DPD RI ndak gimana-gimana juga, kita pesta demokrasi nikmati saja, ini adu strategi," katanya.

Ia berharap, agar kemudian para peserta pemilu ikut serta dalam pendewasaan politik kepada masyarakat.

"Saya berharap juga para caleg memberikan penjelasan yang benar pada masyarakat, kalau isu hoax, harus disampaikan. Kita harus dewasa dalam berpolitik," tukas Sutarmidji

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved