Pilpres 2019

Solid Dukung Jokowi, Ria Norsan Ancam Kader Golkar yang Jadi Pengkhianat

Golkar tetap solid untuk mendukung pasangan 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin, karena itu juga sudah ada arahan dari DPP, Golkar

Solid Dukung Jokowi, Ria Norsan Ancam Kader Golkar yang Jadi Pengkhianat
IST
Ketua DPD I Partai Golkar Kalbar Ria Norsan memenuhi panggilan Bawaslu Kabupaten Mempawah, Sabtu (9/3/2019) malam. 

Solid Dukung Jokowi, Ria Norsan Ancam Kader Golkar yang Jadi Pengkhianat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, Ria Norsan mengingatkan kadernya agar jangan jadi pengkhianat dalam Pilpres 2019.

Kader pengkhianat tersebut, menurutnya merupakan kader yang tidak patuh dan tidak mengikuti intruksi dari partai.

Sebelumnya, mantan Bupati Mempawah dua periode ini pun menegaskan jika Partai Golkar khususnya di Kalbar tetap solid mendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Golkar tetap solid untuk mendukung pasangan 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin, karena itu juga sudah ada arahan dari DPP, Golkar ke GoJo, Golkar Jokowi," katanya, Jumat (8/3/2019) kepada Tribun.

Baca: Musisi Nissa Sabyan Resmi Dukung Prabowo-Sandi?, Tulis Tagline Nomor Urut 02 Indonesia Menang

Baca: BREAKING NEWS - Oknum Kepala SDN Cabuli Siswi Saat Kerjakan Tugas di Sekolah, Korban R Diimingi Roti

Baca: Kombes Pol M Anwar Nasir Apresiasi Event IKIP Open Drum Band Competition se-Kalimantan Barat

Seperti yang diketahui, Partai Golkar membentuk relawan untuk Jokowi bernama Gojo yang merupakan singkatan dari Golkar Jokowi.

Lebih lanjut, Wagub Kalbar ini pun mengungkapkan jika ada kader Golkar yang mendukung capres selain pilihan DPP merupakan pengkhianat.

"Itulah pengkhianat, jangan sampai kader Golkar yang memang sudah diputuskan DPP melanggar itu," tegasnya

Ria Norsan juga mengatakan, jika satu diantara persiapan menghadapi pemilu 2019, pihaknya telah melakukan bimtek saksi guna memaksimalkan pelaporan suara Golkar.

"Tujuan kita memberikan bimtek saksi ini supaya saksi kita dilapangan tidak salah lagi sebagai saksi, sudah paham tugas dia apa karena kita menggunakan hitungan cepat, menggunakan sistem web," pungkasnya. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved