Citizen Reporter

LPHD Belaban Rayak Belajar Teknik Pembibitan dan Budidaya Tanaman Hutan dengan 3 Metode

Cartim pemateri dalan pelatihan menjelaskan bahwa ada beberapa varietas yang dikembangkan dalam pelatihan tersebut diantaranya montong dan musangking

LPHD Belaban Rayak Belajar Teknik Pembibitan dan Budidaya Tanaman Hutan dengan 3 Metode
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Peserta sedang menyimak penjelasan dari Bapak Cartim mengenai salahsatu metode pembibitan sambung pucuk, 9 Maret 2019 Desa Sungai Melayu. 

Citizen Reporter
Agus Budiman
(Social Forestry Program-Aidevironment)

LPHD Belaban Rayak Belajar Teknik Pembibitan dan Budidaya Tanaman Hutan dengan 3 Metode

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Dalam upaya meningkatkan kapasitas Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Belaban Rayak ada beberapa cara Pembibitan dan budidaya dengan 3 metode diantaranya teknik tempel, teknik sisip, dan teknik sambung pucuk.

Pembelajaran tiga metode tersebut mereka dapatkan dalam Pelatihan Pembibitan dan Teknik Budidaya Tanaman Hutan 9 Maret 2019, di Gedung Seni Desa Sungai Melayu dan difasilitasi oleh Aidenvironment.

Baca: IKA FISIP Ketapang Resmi Dilantik, Ihsan Harap Sinergisitas Antara Ikatan Keluarga Alumni FISIP

Baca: Bupati Ketapang Akan Resmikan 2 Jembatan Gantung dan 21 Unit Rumah di Jelai Hulu

Baca: Kasus Asusila WNA Sepakat Damai, Ini Komentar Anggota DPRD Ketapang

Peserta sedang menyimak penjelasan salah satu metode pembibitan sambung pucuk, 9 Maret 2019 Desa Sungai Melayu.
Peserta sedang menyimak penjelasan salah satu metode pembibitan sambung pucuk, 9 Maret 2019 Desa Sungai Melayu. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Cartim pemateri dalan pelatihan menjelaskan bahwa ada beberapa varietas yang dikembangkan dalam pelatihan tersebut diantaranya montong dan musangking, dan akan mengembangkan varietas lainnya.

"Berbagai varietas bisa dikembangkan, tergantung dengan metode mana yang menurut mudah dan cepat dilakukan, kalau memang metode sambung pucuk bagi peserta itu lebih cepat paham silahkan di kembangkan dan tidak lupa pula dua metode lainnya dicoba untuk dikembangkan," ujar Cartim.

Selain itu Cartim menambahkan lagi bahwa untuk ketiga cara tadi diusahakan harus teliti dan konsentrasi dalam mencapai tingkat keberhasilan dimana teknik pemangkasan atau pengupasan menjadi bagian keberhasilan ketiga metode tersebut.

"Peserta harus teliti dalam melakukan mengupas kulit bibit jangan sampai terbalik, untuk metode sisip dengan tempel, selain itu pula bekas sayatan atau kupasan baik yang di bibit atau di entres jangan sampai mengenai jari maupun terpegang," terang pria asal Pandeglang ini.

Sementara itu Y.R. Swandi Kades Sungai Melayu menyambut baik kegiatan yang dilakukan, dimana pelatihan yang diberikan tentunya menjadi penyemangat bagi kelompok, serta menambah pengalaman rekan-rekan pengurus LPHD kedepan dalam mengelola Hutan Desa.

"Dari pemdes tentunya kami sangat mengapresiasi sekali atas bantuan maupun pendampingan yang terus di berikan Aidenvironment. Untuk kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi pengurus sehingga kedepan mereka mengerti teknik pembibitan dan budidaya tanaman hutan," ujar Swandi.

Halaman
12
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved