Pilpres 2019

Prabowo Bantah Kerdilkan Polri dengan Penempatan Dibawah Kementerian, Justru Jadi Institusi Unggul

kita harus punya lembaga penegak hukum yang kuat. Hakim unggul, jaksa yang unggul, polisi yang unggul

Prabowo Bantah Kerdilkan Polri dengan Penempatan Dibawah Kementerian, Justru Jadi Institusi Unggul
(ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kiri) dan Sandiaga Uno (kedua kanan) serta Dewan Penasehat Badan Pemenangan Nasional Amien Rais (kanan) berfoto bersama saat konsolidasi nasional Aliansi Pencerah Indonesia (API) bersama eksponen Muhammadiyah di Jakarta, Minggu (3/3/2019). Dalam pidatonya Prabowo berbicara soal kebocoran anggaran di Indonesia. ANTARA FOTO/Tim Media Prabowo-Sandi/GP/ama. 

Prabowo Bantah Kerdilkan Polri dengan Penempatan Dibawah Kementerian, Justru Jadi Institusi Unggul

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BANDUNG - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menuturkan bahwa dirinya berkomitmen untuk memperkuat seluruh institusi penegak hukum, termasuk Polri, jika terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.

Hal itu ia sampaikan dalam pidato kebangsaan bertajuk 'Renaisans Indonesia' di kampus Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jumat (8/3/2019).

"Polisi, tentara, jaksa, hakim, dan seluruh aparat negara itu adalah milik rakyat Indonesia. Yang penting mereka membela rakyat. Saya akan tanya senior dan petinggi-petinggi Polri bagaimana sebaiknya korps ini dikelola," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai ancaman krisis. Mulai dari krisis pangan, krisis sumber daya alam hingga krisis air.

Baca: PASI Kalbar Proyeksikan Sri Juliani Tembus Sea Games Manila, Adi Pani: Doakan Saja

Untuk menghadapi ancaman krisis itu, kata Prabowo, Indonesia butuh pemerintahan yang kuat dan bersih yang ditopang oleh lembaga penegak hukum yang kuat pula.

"Kita harus bangkit dari krisis dan punya pemerintahan yang bisa hadapi tantangan besar. Karenanya kita harus punya lembaga penegak hukum yang kuat. Hakim unggul, jaksa yang unggul, polisi yang unggul," kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo membantah isu dirinya akan mengecilkan institusi Polri dengan menempatkannya di bawah kementerian jika terpilih jadi presiden.

Ia memastikan isu tersebut tidak benar. Alih-alih mengerdilkan peran Polri, Ketua Umum Partai Gerindra ini justru berkomitmen perkuat Polri demi terwujudnya Indonesia yang adil makmur.

"Sekarang ada yang takut-takuti supaya polisi gerak ancam kita. Dikatakan polisi kalau Prabowo presiden akan di bawah kementerian, akan dikecilin," tutur dia. (*)

Artikel ini telah terbit di kompas.com dengan judul Jika Terpilih, Prabowo Berkomitmen Perkuat Institusi Polri

Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved