Mahasiswa STAIM Juara Satu Lomba Karya Tulis Ilmiah

Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah (STAIM) menorehkan prestasi melalui penulisan karya ilmah

Mahasiswa STAIM Juara Satu Lomba Karya Tulis Ilmiah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah (STAIM), Haris Rosi saat menerima tropi lomba karya tulis ilmiah (LKTI), diaula Dinas Pendidikan Kabupaten Mempawah, Rabu (6/3/2019). 

Mahasiswa STAIM Juara Satu Lomba Karya Tulis Ilmiah

Citizen Kader PMII Cabang Mempawah, Astif

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah (STAIM) menorehkan prestasi melalui penulisan karya ilmah.

Kali ini salah satu Mahasiswa STAIM berhasil meraih juara satu dalam ajang lomba karya tulis ilmiah (LKTI) yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Mempawah.

Acara  LKTI ini merupakan kegiatan yang diadakan setiap tahun sekali  pada saat Ini dilaksanakan pada tanggal 5-6 Maret 2019 diaula Dinas Pendidikan kabupaten Mempawah.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah memanfaatkan dan mengembangkan potensi pemuda yang ada di Kabupaten Mempawah.

Baca: Sebut Prabowo Solidkan Pendukung, Herzaky Beberkan AHY Juga Akan Susul ke Kalbar

Baca: Rumors Jose Mourinho Kembali Tukangi Real Madrid Menguat Usai Kalah dari Ajax di Liga Champions

Baca: Rampingkan Timnas U-23, Indra Sjafri Bakal Coret Beberapa Pemain Usai Laga Internal Akhir Pekan Ini

Mahasiswa STAIM atas nama Haris Rosi jurusan Ahwal al-Syakhsiyah  yang sekarang duduk di semestet lV berhasil membawa pulang tropi, piagam dan sejumlah uang.

Pada perlombaan ini Haris Rosi harus mempresentasikan hasil karya nya yang pada akhirnya dinyatakan  sebagai juara satu.

Haris Rosi mengatakan bahwa pada ajang kali ini ia mempersiapkan segala seuatunya tentunya tidak sebentar sebab ia mengangkat pembahasan yang lumayan sulit, yaitu dengan judul “Membangun Pemuda Berkarakter dan Berbudaya Melalui Pendidikan Agama Islam Di Dusun Ulu Sungai Desa Sungai Bakau Besar Darat”.

Ia juga menjelaskan alasannya dalam mengambil judul tersebut, baginya memilih judul tersebut karena melihat arus pergaulan remaja semakin pesat dan tak terbendung. Masa remaja nya dihabiskan dengan hal-hal yang tak menjanjikan untuk masa depannya.

“Saya senang bisa membuat gagasan bertemakan karakter dan budaya. sehingga saya dapat belajar lebih dalam tentang karakter anak muda yang positif dan mengenal lebih dalam tentang budaya yang positif juga ,” ujarnya, Kamis (7/3/2019).

Baca: Polsek Jawai Komit Berantas Penyakit Masyarakat

Baca: Comeback, Man United Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Baca: Usai Dipermalukan Ajax di Liga Champions, Presiden Real Madrid Didesak Undur Diri

Ia juga mengaku bangga dan senang bisa lolos dengan predikat juara satu dalam lomba LKTI tersebut, menurutnya, prestasi ini merupakan prestasi kedua kalinya.

Sebelumnya Ia pernah mengikuti lomba Kapal Pemuda Nusantara (KPN) yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kabupaten Mempawah ia mendapatkan juara satu juga pada saat itu.

Kepada mahasiswa STAIM dan Pemuda kabupaten Mempawah, Ia mengajak agar terus berjuang untuk mengukir prestasi di berbagai bidang, sehingga bisa meningkatkan citra STAIM dan citra Para pemuda secara Personal.

“Semoga Mahasiswa STAIM dan Pemuda kabupaten Mempawah bisa terus mengembangkan potensi diri di bidang apapun untuk mengukir prestasi sebagai bentuk dukungan bagi eksistensi  STAIM dan diri Pemuda masing-masing di kancah Regianal, nasional maupun internasional,” tegasnya.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved