Jadi Local Volunteer orang Jepang di Pontianak, Ini Ungkapan Lilis Patria
Lilis sebagai Local Volunteer bertugas sebagai pemandu dan translater, dan mengantar jemput partisipant excange.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
Jadi Local Volunteer orang Jepang di Pontianak, Ini Ungkapan Lilis Patria
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris semester 6, Universitas Tanjungpura, Lilis Patria menjadi local volunteer di project Smart City yang diadakan oleh AIESEC Universitas Tanjungpura.
Program Smart City yang dilaksanakan oleh Aiesec Untan bertujuan untuk mengurangi dan penanggulangan sampah di Kota Pontianak.
AIESEC mendatangkan Excange Partisipant (EP) dari Jepang berjumlah tiga orang yang akan mengikuti program social project selama enam minggu yang akan didampingi oleh local volunteer.
Baca: VIDEO: Pesawat Cessna Mendarat di Singkawang, Jadi Pusat Perhatian Warga
Baca: Kiper Blunder dan Osas Saha Dikartu Merah, PS Tira Persikabo Unggul Sementara Atas Perseru Serui 2-1
Kegiatan yang dilakukan mulai dari seminar, mempersiapkan kegiatan partisipant saat di Pontianak dan mengenalkan budaya Pontianak kepada mereka.
Ada juha kegiatan global village seperti show case mempresentasikan budaya mereka para partisipant di taman Alun-alun Kapuas.
Mereka juga mengunjungi angkut visit. Seperti Ojek online untuk sampah, dan Mengunjungi kampung tenun, dan diskusi. Ada juga kegiatan Awak datang kamek sambot, lalu berkunjung ke tempat wisata Di Pontianak.
Palin jauh kunjungan ke Singkawang mengunjungi beberapa destinasi disana.
Lilis sebagai Local Volunteer bertugas sebagai pemandu dan translater, dan mengantar jemput partisipant excange.
Baca: BPH Migas Dorong Pemda di Kalbar Ajukan Sub Penyalur Bahan Bakar Minyak
Baca: Harga CPO Internasional Diprediksi Naik, Ini Sebabnya Menurut Analis James Fry
Untuk menjadi Local volunteee harus mengajukan diri saat Eiscec Untan Open Recruitment volunteeer, dan ada tahapan seleksi untuk dipilih menjadi buddy .
"Mereka di Pontianak selama 6 minggu dan akan tinggal bersama orang tua angkat yang telah disiapkan oleh pihak Aiscec Untan," ujar Lilis saat ditemui Tribun Pontianak, kamis (7/3/2019).
Ini pertama kali Lilis menjadi Local Volunteer dan zebelumnya ia juga pernah menjadi Excgange Partisipant (EP). "Sekarang giliran saya jadi local volunteer," ucapnya.
Waktu itu Lilis juga ikut program yang sama dari Eiscec Untan ke Malaysia.
Lilis mengatakan hal yang paling menarik menjadi local volunteer adalah dapat pengalaman baru dan teman diluar negara.
"Kita buka mindset untuk melihat bagaimana pemikiran orang luar untuk mengetahui mereka, dan sedikit-sedikit bisa belajar bahasa Jepang," ujarnya.
Lilis hanya menjadi local volunteer selama 6 minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/lilis-patria-local.jpg)