KRONOLOGI Kebakaran Lahap 3 Bangunan di Jalan Sumatera, Kesaksian Hingga Teriakan Histeris Korban

Kondisi bengkel milik Rudi bagian dalamnya habis terbakar, meski depannya masih tampak utuh, sementara rumah makan juga demikian

KRONOLOGI Kebakaran Lahap 3 Bangunan di Jalan Sumatera, Kesaksian Hingga Teriakan Histeris Korban
Kolase/Tribunpontianak.co.id
KRONOLOGI Kebakaran Lahap 3 Bangunan di Jalan Sumatera, Kesaksian Hingga Teriakan Histeris Korban 

Mirnawati pemilik rumah makan Restu Bundo yang menjadi korban musibah kebakaran ini mengatakan bahwa Kebakaran ini terjadi pada sekitar pukul 18.00 WIB.

"Tadi pas mau shalat magrib, tiba - tiba orang - orang udah triak - triak api - api jadi pada keluar semua,"katanya.

Ia mengatakan bahwa api di perkirakan dari bengkel mobil yang terletak tepat di sebelah rumah makannya.

Menurutnya, posisi bengkel sendiri dalam keadaan tutup saat kebakaran ini terjadi.

"Iya api dari sana, orang pada teriak api dari sebelah, jadi saya langsung keluar,"ujarnya

"Kalau bengkel tutup, kan emang udah mau magrib, dia jam 5 udah tutup dia,"timpalnya.

Iapun tak mengetahui apakah ada orang didam bengkel saat kejadian ini.

Pada musibah kebakaran ini, ia mengatakan bahwa hanya sempat menyelamatkan beberapa barang miliknya, namun tak sempat menyelamatkan berbagai surat berharga dan barang berharga lainnya.

"Ada motor - motor, baju hanya beberapa potong aja, surat - surat masih ada didalam,"ungkapnya.

Saat kejadian sendiri, ia mengatakan bahwa posisi rumah makannya dalam keadaan ramai, dan ketika api telah berkobar dan para pelanggannya pun berhamburan keluar menyelamatkan diri.

"Sampai jam 12 malam saya buka, orang lagi belanja lagi rame, ya jadi bubarlah,"katanya.

Untuk kerugian sendiri, ia memperkirakan bahwa hingga ratusan juta rupiah, terlebih ia akan kehilangan penghasilan sampai bisa kembali membangun rumah makan nya yang terbakar.

 5. Teriakan Histeris Wanita Paruh Baya

Wanita paruh baya yang mengaku sebagai pemilik salah satu bangunan yang terbakar di Jalan Sumatera, Selasa (5/3/2019)
Wanita paruh baya yang mengaku sebagai pemilik salah satu bangunan yang terbakar di Jalan Sumatera, Selasa (5/3/2019) (TRIBUN PONTIANAK/FERRYANTO)

Kebakaran yang terjadi di Jalan Sumatera, Kecamatan Pontianak Selatan, tepatnya di sebelah rumah makan Pak Usu Cabang Jalan Sumatera,  Selasa (5/3/2019), malam, membuat seorang wanita histeris.

Seorang wanita dengan perawakan paruh baya mengenakan baju biru dan rambut sepanjang bahu berteriak histeris melihat api yang berkobar melahap bangunan yang ada di Jalan Sumatera ini.

Seorang wanita yang terlihat menangis histeris sambil berteriak, "Atap rumah aku," teriaknya.

Iapun tampak sangat kebingungan melihat api yang berkobar begitu besar.

Ia terlihat berusaha menghubungi seseorang dengan handphonenya sambil berjalan mondar mandir di lokasi kebakaran. (*)

Kebakaran Truk di SPBU Imam Bonjol Sempat Membuat Panik Warga Sekitar

Pegawai membersihkan sisa-sisa terjadinya kebakaran mobil truk pengangkut sampah di SPBU Imam Bonjol, Jalan Imam Bonjol, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (5/3/2019) pagi. Senin malam terjadi kebakaran yang diduga akibat korsleting berasal dari bagian depan mobil truk saat akan mengisi solar.
Pegawai membersihkan sisa-sisa terjadinya kebakaran mobil truk pengangkut sampah di SPBU Imam Bonjol, Jalan Imam Bonjol, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (5/3/2019) pagi. Senin malam terjadi kebakaran yang diduga akibat korsleting berasal dari bagian depan mobil truk saat akan mengisi solar. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Sehari sebelumnya, juga terjadi kebakaran sebuah Truk yang sedang mengisi BBM di sebuah SPBU di jalan Imam Bonjol Kota Pontianak terbakar, Senin (4/3/2019) malam.

Kebakaran ini pun membuat panik warga sekitar, pembeli dan pekerja SPBU.

Semua orang yang berada di sekitaran SPBU pun langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri.

Lalu lintas di jalan Imam Bonjol inipun sempat macet parah akibat ramainya pengendara dan masyarakat sekitar yang berada di lokasi melihat kebakaraan ini.

Diketahui yang terbakar di SPBU ini sebuah truk bernomor polisi KB 9874 BB.

Saat ini api sudah padam seluruhnya, namun aktivitas lalu lintas di jalan Imam Bonjol depan SPBU ini masih padat merayap.

Aktivitas di SPBU ini saat ini telah lumpuh, tak ada aktivitas jual beli di sisi ini.

Terlihat sebuah mesin Nozel di SPBU ini yang terletak di barisan pertama dari arah pintu masuk hangus terbakar.

Bagian depan truk yang berwarna putih inipun tampak hangus dan meleleh akibat api yang membara saat kejadian.

Hingga berita ini di turunkan, pihak kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP.

Dari informasi sementara yang di terima Tribun, kebakaraan ini sendiri di sinyalir di picu dari percikan api dari Truk yang sedang mengisi BBM yang kemudian menyambar di selang dan menghanguskan truk dan bagian salah satu mesin Nozel yang berada di arah pintu keluar.

Polisi Beberkan Kronologi Kebakaran di SPBU Imam Bonjol

Peristiwa kebakaran di SPBU Jalan Imam Bonjol, berawal dari sebuah mobil truck pengangkut sampah milik Dinas PUPR Kabupaten Kubu Raya dengan nomor polisi KB 9874 BB yang sedang mengisi bahan bakar solar, Senin (4/3/2019) sekira pukul 21.30 malam WIB.

Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Anton Satriadi mengatakan truck yang terbakar dikemudikan oleh Arifin (44) pekerja honor di Dinas PUPR Kubu Raya.

"Sekira pukul 21.15, Arifin memasuki SPBU Imam Bonjol mengunakan truck warna kuning KB 9874 BB, kemudian menuju area pengisian solar untuk mengisi 65 Liter dengan mengunakan BON (Deposit)," ujarnya.

Kompol Anton mengatakan, setelah Arifin memasuki area pengisian solar, petugas operator SPBU, Syafril (33) langsung typing 65 liter.

"Karena posisi tangki bahan bakar truck di sebelah kanan, opertor SPBU memberikan nosel (selang) kepada supir truk melalui celah bak truck dan kepala truk, pada saat dilakukan pengisian solar lebih kurang 1 menit tiba-tiba ada percikan api di selang nosel," tutur Kompol Anton.

Lanjurnya lagi, "melihat kejadian tersebut operator SPBU langsung menyelamatkan diri dan menghubungi pemadam kebakaran," imbuhnya.

Kompol Anton mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam rangka penyelidikan oleh Satreskrim Polresta Pontianak Kota.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian masih belum dapat di tafsir. (Ya' M Nurul Anshory/Ferryanto)

Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak:

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved