Bakal Dipanggil Bawaslu Mempawah, Ria Norsan Jelaskan Kronologis Cuti Kampanye?

Wagub Kalbar, Ria Norsan buka suara terkait dengan dugaan pelanggaran kampanye, di Mempawah

Bakal Dipanggil Bawaslu Mempawah, Ria Norsan Jelaskan Kronologis Cuti Kampanye?
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mempawah, Akhmad Amiruddin memastikan pihaknya akan memanggil Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar, Ria Norsan terkait dengan dugaan pelanggaran kampanye.

"Terkait kasus Pak Norsan, saat ini kita masih berproses guna mencari informasi lebih detail. Hari ini (kemarin-red), kita perjalanan menuju Siantan bersama rekan Kepolisian untuk memanggil para saksi guna mendapatkan informasi lebih detail," kata Akhmad kepada Tribun, Selasa (5/3/2019).

Ditegaskannya, Bawaslu Mempawah tidak menerima surat cuti dari Wagub Kalbar Ria Norsan saat melakukan kampanye. "Untuk surat cuti tidak ada disampaikan kepada kita, di Bawaslu kabupaten," bebernya.

Baca: Hasil Terbaru 7 Lembaga Survei, Elektabilitas Jokowi-Maruf Ungguli Prabowo-Sandi

Bawaslu Mempawah, lanjut Akhmad juga akan memanggil Ria Norsan. "Pak Norsan dalam waktu dekat akan kita panggil juga," jelasnya.

Lebih lanjut, Akhmad pun memastikan jika pihaknya akan bekerja profesional dan tidak bisa diintervensi. "Kami Bawaslu tetap menjunjung tinggi amanah dan menjalankan Tupoksi sebagaimana UU, Bawaslu tetap independen dan mandiri," tukasnya.

Sementara itu, Wagub Kalbar, Ria Norsan buka suara terkait dengan dugaan pelanggaran kampanye, di Mempawah. Ia pun menceritakan kronologis kejadian, termasuk pengajuan cuti kampanye saat menghadiri serah terima barang rampasan negara KPK melalui penetapan status penggunaan kepada kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pontianak, Selasa (5/3).

"Kemarin, saya pulang dari Singkawang, pulang dari Singkawang atau pertemuan dengan Menteri Perhubungan dan Menteri Hukum dan HAM di sana peresmian pembangunan Bandara Singkawang, pada saat sampai di Siantan habis magrib, saya diajak oleh Caleg-caleg Golkar untuk memberikan sambutan pada acara kampanye mereka,” jelasnya.

Baca: Bawaslu Pontianak Soroti Pekerja Bawa Tas Saat Pelipatan Surat Suara

Namun, sebelum melakukan kampanye, dirinya telebih dahulu menelepon Biro Pemerintahan Pemprov Kalbar perihal izin cuti kampanye. Surat cuti itu diajukan ke Gubernur Kalbar, pada tanggal 12 Februari.

“Saya ajukan tanggal 12, surat izinnya, ditandatangan Pak Gub (Gubernur Kalbar)-red) tanggal 14, naik ke Mendagri tanggal 18. Nah, acara itu tanggal 18 malam, jadi suratnya sudah ada izinnya dari Pak Gubernur, kalau izin dari Mendagri memang belum turun. Karena, memang berproses, kan yang diurus Mendagri tidak hanya Pontianak, tapi seluruh Indonesia. Alhamdulillah, kemarin sudah dapat informasi, sudah ditandatangani Pak Mendagri," papar Ria Norsan.

Lebih lanjut, Bupati Mempawah dua periode ini pun menerangkan jika hal yang dituduhkan kepadanya tidak sepenuhnya benar. "Apa yang dilaporkan Pak Rahmad itu sebenarnya tidak semuanya benar, seperti saya katanya ada kolusi, yang nama ada kolusi itukan merugikan masyarakat,” katanya.

“Ini, saya kebetulan Caleg salah satu adek, salah satu anak, saya selaku Ketua Partai Golkar ya memang harus mengkampanyekan dari Partai Golkar itu. Dan, di situ juga ada Pak Haji Dudung, Caleg DPR RI, ada Pak Imanuddin, Caleg dari tingkat II," terangnya.

Baca: Politisi Golkar Kritisi Pidato Politik AHY Muncul di Panggung Eksklusif Nan Megah

Ria Norsan menegaskan, dirinya enggan memperpanjang masalah. "Saya ndak mau perpanjang, dia teman saya (Rahmad Satria-red), teman saya satu partai," pungkasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved