Nurpinarto: Ada Beberapa Formasi CPNS Tidak Terisi

Nurpinarto mengatakan, terdapat beberapa posisi di formasi penerimaan CPNS Kabupaten Sambas yang tidak terisi.

Nurpinarto: Ada Beberapa Formasi CPNS Tidak Terisi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Kepala BKPSDMAD Nurprinarto, saat mendampingi Bupati Sambas saat menyerahkan SK PNS, kepada peserta yang lulus seleksi CPNS di Kabupaten Sambas. 

Nurpinarto: Ada Beberapa Formasi CPNS Tidak Terisi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Badan Kepegawaian dan Pembangan SDM Aparatur Daerah (BKPSDMAD) Nurpinarto mengatakan, terdapat beberapa posisi di formasi penerimaan CPNS Kabupaten Sambas yang tidak terisi.

"Di Sambas untuk mengisi formasi Tahun Anggaran 2018 seluruhnya berjumlah 339 orang, yang dialokasikan untuk tenaga guru kemudian tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Namum hanya dapat terisi 331 orang," ujarnya, Selasa (5/3/2019).

Menurutnya, ada 8 formasi yang tidak terisi di Sambas. Hal itu disebabkan tidak adanya pendaftar yang memenuhi syarat kualifikasi pendidikan. 

Baca: Bupati Sambas Serahkan SK CPNS Baru

Baca: Bupati Sambas dan Anggota DPR RI Dapil Kalbar Resmikan Jembatan Gantung di Kecamatan Semparuk

Baca: Sandiaga Ingatkan Kubu BPN Agar Tak Salahkan Jokowi Terkait Andi Arief Terjerat Kasus Narkoba?

Adapun yang peserta yang sudah ikut tes, namun kenyataannya tidak memenuhi passing grade atau ambang batas minimal menjadi PNS. 

"Posisi yang tidak terisi yakni dokter spesialis penyakit dalam jumlah formasi yang dibutuhkan satu orang dan tidak ada pelamarnya, kemudian dokter gigi ada enam formasi yang diperlukan. Namum 2 tidak ada pelamar dan satu lagi tidak memenuhi passing grade," ungkapnya. 

"Lalu auditor ahli pratama jumlah formasi empat yang dibutuhkan, yang tidak terisi sebanyak tiga orang. Ini dikarenakan 1satu orang mengundurkan diri dan dua formasi disabilitas dan cumload tidak ada pelamar. Kemudian penguji pengendara bermotor yang diperlukan satu orang dan tidak ada pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi jadi total formasi yang tidak terisi sebanyak delapan orang," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, nantinya para ASN baru itu akan segera bertugas usai menerima Surat Keputusan (SK) sebagai CPNS di lingkungan Pemda Sambas.

"Total CPNS 331 orang yang mendapatkan SK dan mulai bertugas sejak menerima SK, dan paling lambat 21 maret sudah harus bertugas," tegasnya. 

Dalam kesempatan itu, ia juga membeberkan salah satu daerah yang nanti menjadi tempat tugas terjauh adalah di Temajuk. Namun ia pastikan, meski jauh pengawasan akan tetap berjalan.

"Yang paling jauh adalah mereka yang berprofesi sebagai Guru seperti di daerah Temajok dan lain lain, mereka punya atasan yang akan mengawasi kinerja mereka sebagai PNS baru," ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap agar para PNS baru tersebut bisa memberikan pengabdian dan melaksankan tugas sebagai pemberi layanan untuk rakyat.

"Kepada CPNS yang menerima SK agar menjadikan pengangkatan sebagai momentum untuk lebih meningkatkan peran sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, kearah pelayanan yang lebih baik dan berkeadilan," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved