Umat Paroki Salib Suci Ngabang Sambut Imam Baru

Paroki Salib Suci Ngabang merayakan nisa tahbisan Imam pada pukul 08.00 wib, Sabtu (2/3/2019).

Umat Paroki Salib Suci Ngabang Sambut Imam Baru
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Umat Paroki Salib Suci Ngabang Sambut Imam Baru 

Umat Paroki Salib Suci Ngabang Sambut Imam Baru

Citizen Reporter
Komsos Keuskupan Agung Pontianak
Monik

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Paroki Salib Suci Ngabang merayakan nisa tahbisan Imam pada pukul 08.00 wib, Sabtu (2/3/2019).

Perayaan tersebut dimulai dengan arak-arakan dari Aula Persekolahan Maniamas Ngabang diiringi oleh Marching Band Gema Tirta Permata Persekolahan Maniamas Ngabang.

Arak-arakan yang diikuti oleh ribuan umat berlangsung dengan sangat meriah.

Para Uskup, Imam, suster, frater, petugas liturgy dan umat disambut dengan tariaan adat Dayak. Sebelum memasuki Gereja Mgr. agustinus agus melakukan pemotongan bambu sebagai symbol bahwa umat sudah diperkenankan untuk memasuki gereja.
Tahbisan Imam dua saudara Capusin antara lain Diakon Plasida Palius, OFM.Cap dan Diakon Ignasius Dhay, OFM.Cap dipimpin oleh Mgr. Agustinus Agus OFM,Cap serta didampingi oleh Uskup Emeritus Hironimus Bumbun, OFMCap serta para imam dari beberapa keuskupan.

Baca: Panen Raya 2019, Bupati Mempawah Harap Petani Tingkatkan Hasil Panen

Baca: Bupati Sintang Hadiri Tabligh Akbar Bersama 200 Anak Yatim dan Penghafal Al-Quran

Baca: Kalbar Sepekan - PNS Terciduk Razia KTR, Oknum Dokter Rumah Sakit Ditangkap, Hingga Longsor Melawi

Kompleks gereja di dekorasi sedemikian rupa dari pemasangan Pabayo, janur dan lain sebagainya.

“JAdilah Imam sampai selama-lamanya”, demikianlah tema yang diangkat dalam perayaan tahbisan imam tersebut.

Harapan seluruh umat tentunya imam yang baru saja ditahbiskan dapat senantiasa menjadi imam yang setia pada panggilannya.

Prosesi Tahbisan di Gereja Salib suci ngabang merupakan tahbisan kali ke tiga sejak tahun 1991 lalu digelar di rumah adat yang berlokasi di maniamas.

Para diakon yang menerima tahbisan mengambil motto, "Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya” ,1 Korintus 9-22b.

Minister provincial Pontianak dalam sambutannya menyampaikan pesan bagi kedua diakon yang baru saja ditahbiskan “Orang kaya banyak, orang pintar banyak. Tetapi orang yang bahagia tidak terlalu banyak maka pesan saya jadilah imam yang bahagia. Melayani dengan setia dan rendah hati”, ujarnya.

Romo Plasida Palius, OFMCap sendiri mendapatkan tugas perutusan di Paroki Delta Kapuas Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan barat sedangkan Romo Ignasius Dhay, OFMCap mendapat tugas perutusan di Paroki Jagoi babang.

Dalam perayaan Tahbisan Imam ini Bupati landak juga menyampaikan harapann semoga dengan adanya dua imam baru ini pembinaan imam di masyarakat semakin meningkat.

Semangat baru dan semangat muda harus terus kita kobarkan. Jangan hanya mengkritik tetapi akui dan banggalah terhadap imam yang baru, ajak Mgr. Agustinus Agus.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved