Tahbisan Dua Imam Kapusin Pontianak, Mgr Agus: Gereja Butuh Imam Muda yang Punya Semangat Muda

Upacara Tahbisan Imam selalu menjadi momen yang menggembirakan bagi seluruh umat

Tahbisan Dua Imam Kapusin Pontianak, Mgr Agus: Gereja Butuh Imam  Muda yang Punya Semangat Muda
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Uskup pentahbis, Mgr. Agustinus Agus didampingi oleh Uskup Emeritus Mgr. Hieronimus Bumbun OFMCap, Minister Provinsial Kapusin Pontianak, Pastor Hermanus Mayong, OFMCap dan Pastor Paroki Salib Suci Ngabang, Pastor Meriko OFMCap mentahbiskan dua pastor baru. 

Citizen Reporter
Komsos Keuskupan Agung Pontianak
Samuel

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Upacara Tahbisan Imam selalu menjadi momen yang menggembirakan bagi seluruh umat.

Bukan hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi Ordo/Kongregasi terlebih Keuskupan setempat.

Selain bertambahnya jumlah imam yang akan melayani umat juga peristiwa langka di zaman modern ini tidak terjadi setiap bulan, bahkan setiap tahun pun jarang terjadi.

Baca: Melawan Pelaku Begal, Seorang Warga Tewas Ditusuk Pada Bagian Dada

Baca: P30 Potensi Beras Lokal Kubu Raya Cukup Tinggi

Baca: Mahfud MD Unggah Momen Jelang Sunrise dari Swiss Bellin Singkawang, Aduhai Indahnya Indonesia Kita

Oleh karena itu patutlah didukung dalam doa-doa para kaum tertahbis ini agar tetap setia hingga akhir.
Kabar bungah pentahbisan dua imam ordo Kapusin Pontianak kali ini terjadi di Paroki Salib Suci Ngabang Keuskupan Agung Pontianak.

Bertindak sebagai Uskup pentahbis, Mgr. Agustinus Agus didampingi oleh Uskup Emeritus Mgr. Hieronimus Bumbun OFMCap, Minister Provinsial Kapusin Pontianak, Pastor Hermanus Mayong, OFMCap dan Pastor Paroki Salib Suci Ngabang, Pastor Meriko OFMCap.

Hadir turut di altar 61 imam konselebran lintas ordo/kongregasi turut mendoakan dua imam baru yang akan menerima tahbisan imamat pada 2 Maret 2019.

Perarakan diawali dengan dentuman meriah perkusi drumband SD, SMP, SMA dan SMK Maniamas yang berjumlah 118 orang siswa-siswi mengiringi perarakan dari Persekolahan Maniamas menuju gerbang gereja.

Sebelum memasuki gereja, diadakan prosesi upacara adat Dayak dimana para penari Dayak berbusana merah dengan daun “Rinyuangk” disimpulkan pada kepala dan seraya memegang mangkuk yang berisikan ‘baras banyu’ atau beras kuning yang ditaburkan kepada Mgr. Agusntinus Agus, Emeritus Mgr. Hieronimus Bumbun OFMCap, Pastor Hermanus Mayong OFMCap dan kedua Imam baru yaitu Pastor Ignatius Dhay OFMCap dan Pastor Plasida Palius OFMCap.

Baca: Mahfud MD Unggah Momen Jelang Sunrise dari Swiss Bellin Singkawang, Aduhai Indahnya Indonesia Kita

Baca: Mahfud MD Unggah Momen Jelang Sunrise dari Swiss Bellin Singkawang, Aduhai Indahnya Indonesia Kita

Baca: Ferdinand Hutahaean Akui Kader Demokrat Manfaatkan Jokowi-Maruf Supaya Terpilih Sebagai Caleg

“Omnibus omnia factus sum,” yang berarti bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, - 1 Kor 9:22b, menjadi motto tahbisan imam baru yang menurut Mgr. Agus sangat relevan dengan tugas perutusan menjadi seorang imam di zaman modern ini.

Dalam homilinya, Uskup mengatakan bahwa Keuskupan Agung Pontianak bangga karena di awal tahun 2019 ini jumlah imam bertambah.

Halaman
123
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved