PMII IAIN Pontianak Safari ke SIG Politeknik Negeri Semarang

Kegiatan ini akan di isi dengan tema-tema menyangkut kesetaraan Gender dimana hal ini diawali dengan materi satu tentang Konsep Dasar Islam

PMII IAIN Pontianak Safari ke SIG Politeknik Negeri Semarang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PMII Komisariat IAIN Pontianak saat memberi kajian di Sekolah Islam Gender Kopri Komisariat Galang Sewu Politeknik Negeri Semarang, Sabtu (2/3/2019). 

Citizen Reporter
Kader PMII Pontianak, Linawati dan Tiara 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Usai kegiatan Muspimnas yang berakhir di tanggal 28 Februari 2019 kemarin, rombongan PMII Komisariat IAIN Pontianak sambangi kegiatan Sekolah Islam Gender Kopri Komisariat Galang Sewu Politeknik Negeri Semarang, Sabtu (2/3/2019).

Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Al- Istiqomah Meteseh Semarang dengan tema Optimalisasi Perempuan Dalam Mewujudkan Eksistensi Berorganisasi.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, dihadiri total 47 peserta, selain dari Kopri Polines sendiri adapula peserta dari kampus Undaris, Unes, Hasan Munadi dan UIN Wali Songo.

Sekolah Islam Gender yang dilaksanakan Kopri Komisariat Galang Sewu Polines ini merupakan pertama kalinya dikarenakan baru menjadi Badan Semi Otonom di tahun 2019.

Baca: Atasi Stunting, Pemkab Landak Persiapkan Kawasan Rumah Pangan Lestari

Baca: VIDEO: Bupati Gusti Ramlana Buka Acara Millenial Road Safety Festival

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 1-2 Maret 2019 dengan titik kumpul pemberangkatan pada hari jumat 15 : 30 tanggal 1 Maret di Komisariat Polones Gg. Tirtomulyo Graha Sapta Tembalang.

Mabinkom Semarang yaitu Hamami S. Ag, turut hadir membuka kegiatan SIG ini.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan perihal Gerakan Perempuan Berdasarkan Konsep Dasar Islam yang pada dasarnya perempuan memiliki porsi gerakan yang sama dengan laki-laki dalam ranah gerakan sosial.

“Kegiatan ini akan di isi dengan tema-tema menyangkut kesetaraan Gender dimana hal ini diawali dengan materi satu tentang Konsep Dasar Islam, selanjutnya materi kedua berbicara tentang Gender dan Gerakan Perempuan, Perempuan Perspektif Fiqih, Perempuan Perspektif Al-Qur’an dan Hadist, dan yang terakhir Hukum Islam Idonesia”. ungkap Dian Ayu pratiwi ketua komisariat Polines

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved