Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Sosialisasi Teknologi Alat Pertanian

Alat ini jauh lebih efektif dan efisien, baik dari tenaga, biaya dan waktu. Dengan menggunakan alat ini, cukup satu alat satu operator

Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Sosialisasi Teknologi Alat Pertanian
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BPP Mektan) Serpong berkunjung ke Lanud Harry Hadisoemantri (HAD) untuk melaksanakan sosialisasi penggunaan alat tanam modern hasil dari pengembangan tekhnologi peralatan pertanian, Kamis (28/2/2019) kemarin. 

Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Sosialisasi Teknologi Alat Pertanian 

Citizen Reporter Kapen Lanud Harry Hadisoemantri (HAD), Lettu Sus Eko Purwanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG- Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BPP Mektan) Serpong berkunjung ke Lanud Harry Hadisoemantri (HAD) untuk melaksanakan sosialisasi penggunaan alat tanam modern hasil dari pengembangan tekhnologi peralatan pertanian, Kamis (28/2/2019) kemarin.

Sosialisasi ini khususnya untuk penerapan dan pengembangan alat tanam dorong dan alat tanam tugal. Alat tanam ini merupakan pengadaan, pengembangan dan modernisasi dari kementerian pertanian RI.

Tim BBP Mektan yang berpusat di Serpong Jawa Barat, yang berkunjung ke Lanud Harry Hadi Soemantri adalah Ir. Budiman Mp.(Perekayasa Madya) dan Agung Budiarto(Teknisi penyelia).

Tim BBP Mektan berkunjung ke Lanud HAD bersama tim dari Dinas Kementerian Pertanian Kabupaten Bengkayang dan tim Dinas Pertanian Kecamatan Sanggau Ledo, yang diterima oleh Ketua Pembinaan Potensi Dirgantara (Kabinpotdirga) Lanud HAD, Lettu Sus Dwi Prasetyo.

Baca: Antisipasi Peredaran Uang Palsu Jelang Pemilu 2019, Bhabinkamtibmas Imbau Warga Waspada

Baca: Jennie BLACKPINK dan Seulgi Red Velvet Pernah Pakai Busana yang Sama! Kamu Suka Penampilan Siapa?

Baca: TERPOPULER - Aksi Heroik Febrian Alia, Longsor di Melawi, Hingga Prediksi Wajah Bayi Syahrini-Reino

Adapun alasan yang menjadikan Lanud Harry Hadisoemantri sebagai tujuan tim BBP Mektan adalah, dikarenakan lahan pertanian dan perkebunan yang berada di wilayah Lanud HAD cukup memadai sebagai lahan percontohan.

Terbukti dari beberapa kali hasil panen yang didapatkan para petani memperoleh hasil yang memuaskan. Disamping itu juga, kualitas tanahnya adalah tanah yang subur dan sangat cocok untuk tanaman biji-bijian, seperti jagung dan kacang.

Perekayasa Madya dari tim BBP Mektan Serpong Budiman mengungkapkan peralatan ini merupakan peralatan hasil dari pengembangan tekhnologi pertanian, yang dapat diterapkan oleh para petani di sini.

"Alat ini jauh lebih efektif dan efisien, baik dari tenaga, biaya dan waktu. Dengan menggunakan alat ini, cukup satu alat satu operator dan sangat mudah cara penggunaannya. Luas lahan satu hektar dapat menanam bibit jagung dan kacang dalam waktu tanam sehari (8 jam-red)," katanya.

Dengan kehadiran alat ini, diharapkan dapat membantu para petani dalam bercocok tanam, untuk peningkatan hasil produksinya.

Perlu diketahui, alat tersebut merupakan alat yang pertama kali diperkenalkan atau disosialisasikan kepada para petani di sekitar Kecamatan Sanggau Ledo.

Sementara itu, para petani yang berada di sekitar Lanud HAD, adalah petani binaan dan mitra Lanud, yang berada dibawah naungan Binpotdirga Lanud Harry Hadisoemantri.

Penulis: Wahidin
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved