Setelah Arab Saudi, Indonesia Jadi Negara Nomor Dua Pembuang Makanan Terbanyak

Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) pernah memperkirakan bahwa sepertiga makanan yang diproduksi terbuang atau hilang begitu saja setiap tahunnya.

Setelah Arab Saudi, Indonesia Jadi Negara Nomor Dua Pembuang Makanan Terbanyak
TRIBUN PONTIANAK/ LEO PRIMA
Makanan "berat" yang disajikan di Monokrom Grill & Bar Mahkota Hotel Pontianak 

Setelah Arab Saudi, Indonesia Jadi Negara Nomor Dua Pembuang Makanan Terbanyak 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pangan jadi satu di antara isu penting yang ada di dunia, terutama soal ketersediaan pangan bagi umat manusia. 

Sayangnya, permasalahan sampah makanan atau makana yang terbuang juga jadi isu penting lainnya.

Seperti yang dipublikasikan dalam Journal of Sustainable Agriculture pada 2012, sebetulnya kita telah memproduksi cukup banyak makanan untuk 10 miliar orang, melebihi populasi dunia saat ini.

Namun, menyelesaikan masalah kelaparan tidak akan bisa dilakukan tanpa berhenti membuat sampah makanan.

Baca: PSSI Terapkan Aturan Baru di Piala Presiden 2019, Jokowi Hadiri Laga Pembuka Persib Vs PS Tira

Baca: Sering Makan Sambil Main Ponsel Ternyata Berpotensi Buat Gemuk

“Anda bisa mengintensifikasikan produksi makanan secara berkelanjutan, tetapi bila Anda tidak menyelesaikan masalah sampah makanan, intensifikasi yang berkelanjutan ini hanya akan meningkatkan jumlah makanan yang terbuang,” ujar Sean de Cleene, Ketua Ketahanan Pangan World Economic Forum.

Sayangnya, masalah sampah makanan sangat serius dan kronis. Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) pernah memperkirakan bahwa sepertiga makanan yang diproduksi terbuang atau hilang begitu saja setiap tahunnya.

Jika dikonversikan menjadi uang, nilainya sekitar Rp 14 kuadriliun atau 14.000 triliun. Untuk konteks Indonesia, paradoks kelaparan dan buang-buang makanan ini tergambar dengan jelas dalam laporan oleh Barilla Center for Food & Nutrition pada tahun 2016 dan 2018.

Food Sustainability Index yang dibuat oleh Barilla Center for Food & Nutrition menunjukkan negara kita peringkat 45 di antara 67 negara jika dilihat presentase jumlah makanan yang hilang dibandingkan yang diproduksi secara domestik.

Baca: Ribuan Anak-anak di Jepang Ditelantarkan, Ada yang Sampai Meninggal Kelaparan

Baca: Deretan Fakta di Desa Sungai Raya, Penduduknya Lebih Banyak Laki-laki

Indonesia juga mendapat peringkat dua sebagai pembuang makanan terbanyak dari Barilla Center for Food & Nutrition pada 2016.

Halaman
123
Editor: Ishak
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved