Malaysia Gagas Ide Revolusioner Ciptakan Mobil Terbang, Malah Banjir Kritik dan Cemoohan

Rencana yang diungkap oleh seorang menteri itu memicu banjir kritikan di negara yang memiliki sejarah proyek automotif yang tak selalu sukses itu.

Malaysia Gagas Ide Revolusioner Ciptakan Mobil Terbang, Malah Banjir Kritik dan Cemoohan
YOUTUBE
Mobil terbang Terrafugia 

Malaysia Gagas Ide Revolusioner Ciptakan Mobil Terbang, Malah Banjir Kritik dan Cemoohan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Malaysia menggagas ide revolusioner untuk menciptakan mobil terbang. 

Bukannya mendapat sambutan positif dari publiknya, rencana itu justru dicemooh. 

Rencana yang diungkap oleh seorang menteri itu memicu banjir kritikan di negara yang memiliki sejarah proyek automotif yang tak selalu sukses itu. 

Model asli kendaraan itu, yang menggunakan teknologi lokal, akan diluncurkan akhir tahun ini, kata Menteri Pembangunan Wiraswasta Redzuan Mohamad Yusof, kantor berita AFP melaporkan, mengutip laporan kantor berita pemerintah, Bernama.

Baca: Dua Mahasiswa Uji Materi Pasal Pindah Memilih ke MK, Ketua KPU Siap Jadi Pihak Terkait

Baca: Seorang Oknum Dokter Bertugas di RS Singkawang Diciduk Petugas, Diduga Miliki Sabu

Biaya untuk mengembangkan kendaraan itu sekitar sendiri sekitar satu juta ringgit (setara dengan 3,4 miliar rupiah dalam kurs saat ini) dan akan terbang di ketinggian rendah, kata Redzuan, Selasa (26/02/2019), tanpa menjelaskan rincian lebih lanjut.

Malaysia mulai memproduksi mobil nasional, Proton, pada 1980-an. Tetapi mereka sering dikritik karena modelnya tidak menarik dan kualitas pengerjaan yang buruk.

Alhasil, popularitas mobil nasional semakin menurun.

Bagi masyarakat kebanyakan, proyek mobil terbang tak lebih dari rencana konyol yang dibuat -dibuat oleh para politsi.

"Saya kehabisan kata-kata. Saya belum pernah membaca kekonyolan seperti ini seumur hidup saya," tulis seorang komentator online.

Halaman
12
Editor: Ishak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved