Sikapi Pesatnya Ekonomi Digital, BI Segera Keluarkan Regulasi Baru

Pesatnya perkembangan teknologi digital terhadap ekonomi tak bisa dipungkiri. Bak pisau mata dua, teknologi digital potensi besar sekaligus ancaman

Sikapi Pesatnya Ekonomi Digital, BI Segera Keluarkan Regulasi Baru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISHAK
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, saat berikan pemaparan dalam agenda temu wicara Perkembangan Ekonomi Terkini Dalam Era Digital Ekonomi, di Bank Indonesia kantor perwakilan wilayah Kalbar, Senin (25/02/2019). 

Sikapi Pesatnya Ekonomi Digital, BI Segera Keluarkan Regulasi Baru

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pesatnya perkembangan teknologi digital terhadap ekonomi tak bisa dipungkiri. Bak pisau mata dua, teknologi digital potensi besar sekaligus ancaman.

Teknologi digital memungkinkan semua proses perekonomian bisa dijalan dengan lebih cepat. Namun, juga ada resiko di dalamnya.

"Dalam proses transaksi dan pembayaran, semakin cepat, ada risk di situ," ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, saat berikan pemaparan dalam agenda temu wicara Perkembangan Ekonomi Terkini Dalam Era Digital Ekonomi, di Bank Indonesia kantor perwakilan wilayah Kalbar, Senin (25/02/2019).

Baca: Pengajian Muslimat Deklarasikan Anti Hoaks, Ini Tujuannya Kata Hj Mardiana

Baca: VIDEO: Press Release Pengungkapan Kasus di Wilayah Hukum Polres Sanggau

Baca: Rosmaya: Ekonomi Digital Simpan Potensi Besar, Tapi Harus Diwaspadai

Permasalah inipun menurutnya menjadi satu di antara concern pihaknya. Bahkan, dalam waktu dekat Bank Indonesia selaku regulator menurutnya bakal luncurkan beberapa regulasi terkait ekonomi digital.

Regulasi itu, katanya, punya nilai penting terutama dalam upaya berikan perlindungan konsumen. "Nah, bagaimana konsumen bisa dilindungi di situ (dalam proses transaksi keuangan yang serba cepat berkat penerapan teknologi digital)," sambungnya.

Regulasi ini menurutnnya sama bukan penghambat bagi upaya implementasi dan kemajuan ekonomi digital tanah air. Namun, regulasi ini diperlukan untuk perlindungan bagi masyarakat selaku konsumen dari instrumen ekonomi digital.

Lebih dari itu, regulasi ini juga penting dan sangat baik untuk ekonomi nasional. Terutama dalam menjaga ketahanan perekonomian nasional dari berbagai ancaman, termasuk e-commerce asing.

Ia memastikan bahwa regulasi baru ini akan benar-benar memperhatikan hal-hal strategis tersebut. Sehingga aspek prudential dalam ekonomi digital bisa benar-benar dijaga.

"Saat ini sedang kami godok. Kemungkinan akan diluncurkan tahun ini," pungkasnya. 

Penulis: Ishak
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved