Perekonomian Global Melambat, Warning Buat Ekonomi Nasional

Melambatnya perekonomian global menjadi tantangan tersendiri bagi ekonomi nasional. Indonesia sebagai negara berkembang

Perekonomian Global Melambat, Warning Buat Ekonomi Nasional
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Suasana pemaparan perkembangan ekonomi terkini dalam era digital ekonomi Bank Indonesia, Senin (25/02/2019). 

 Perekonomian Global Melambat, Warning Buat Ekonomi Nasional

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Melambatnya perekonomian global menjadi tantangan tersendiri bagi ekonomi nasional. Indonesia sebagai negara berkembang (emerging country), lantas harus bersiap agar tren tersebut tak menimbulkan ekses negatif.

"Pertumbuhan ekonomi dunia saat ini sudah mulai melandai. Dunia yang tadinya 3,7 persen, sekarang menjadi 3,5 (persen)," ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, saat berikan pemaparan dalam agenda temu wicara Perkembangan Ekonomi Terkini Dalam Era Digital Ekonomi, di Bank Indonesia kantor perwakilan wilayah Kalbar, Senin (25/02/2019).

Perubahan ini, katanya, mau tidak mau, sedikit banyak akan berimbas kepada Indonesia. Sebab, Indonesia sengat bergantung pada kondisi perekonomian global, utamanya negara besar macam Amerika Serikat (USA) atau Tiongkok.

Baca: Soal Video Viral Jika Jokowi Terpilih Tak Ada Lagi Azan, TKD Jabar Sebut Kampanye Kriminal

Baca: Kemampuan Bahasa Inggris Rizka Suhani, Mengantarkannya Hingga ke Australia

Baca: Data Sampel BPJS Kesehatan, Wujud Kemudahan Akses Data Sekaligus Mendukung Penyempurnaan JKN-KIS

Ia mencontohkan trade war antara Tiongkok dan USA yang menjadi isu besar perekonomian global akhir-akhir ini. Imbas dari perang dagang itu sangat dirasakan Indonesia sebagai negara berkembang, padahal Indonesia sama sekali tak terlibat langsung dalam konflik dagang itu.

Perang dagang yang terjadi antara USA dan Tiongkok kala itu langsung membuat nilai tukar rupiah tersungkur. Bahkan sempat menyentuh titik nadir.

Namun ia bersyukur, sebab memantau perkembangan saat ini, industri keuangan di Indonesia sudah cukup stabil dan membaik.

"2019 lebih stabil. Capital inflow ke Indonesia membaik, sehingga pergerakan kurs juga bisa ditekan untuk tetap stabil," sambungnya

Penulis: Ishak
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved